Kampung Inggris Pare : Sisterhood of GPH1


Enak nggaknya kondisi kos itu tidak melulu ditentukan oleh lengkap nggaknya fasilitas tempat kos kita tetapi ditentukan juga oleh asiknya para penghuninya. Walaupun fasilitas kos selangit tapi sesama penghuni tidak bisa akrab atau individualis, hidup di kosan akan terasa plain juga. Untungnya saya kebetulan bertemu dengan teman-teman kos yang super asik. Saya baru mengenal mereka ada yg 1 bulan, 2 minggu bahkan 1 minggu tapi sudah seperti teman bertahun-tahun. Begitu ketemu langsung klop. Kami seperti kopi, susu, gula, dan choco granule, jadilah cappucino… hahaha. Masing-masing dari kami sifatnya berbeda-beda tetapi ketika bersama tidak saling meniadakan, malah menambah cita rasa, aseek.

Mulai dari Indonesia Timur ada mbak tata dari Ambon, kemudian titi dari Cirebon, Melda dari Blitar, Nanda dari (sory Nanda aku lupa kamu asalnya darimana, pastinya sunda haha), Wawa dari Makassar dan duo yang selalu membuat keributan di sebelah kamarku nissa dan frida. Note tentang beberapa teman saya yang unik… Nissa, mahasiswa s1 yang juga penyanyi dangdut dan ngobyek sebagai MC kondang dari kampus ke kampus, dari kampung ke kampung, cowoknya banyak, List chat LINE dia sudah mirip kos-kosan cowok. Titi, cewek sunda yang gak pernah habis energinya, kalau weekend pasti tidak akan menemukan dia di rumah, super sibuk, sibuk travelling, yang naksir banyak. Terakhir ini si Melda, PR kami semua se-kos-an. Melda ini paling pemalu dengan cowok dan tidak pede, tapi herannya skill komunikasi dia itu bagus sekali kalau dengan orang lain asal bukan dengan cowok. Dia orang yang gampang membuka percakapan dengan baik dengan orang asing, sekali lagi dengan catatan bintang-bintang asal bukan dengan cowok, hahaha.

Overall pengalaman bertemu mereka benar-benar tak terlupakan. Ada tawa dan tangis bahagia yang benar-benar bahagia, tanpa beban, tanpa harus khawatir akan diri sendiri, tanpa harus merasa bersaing dengan teman sendiri, benar-benar tanpa penghianatan. Biasanya berteman dengan cewek-cewek pasti saya rasakan ada  penghianatan walaupun itu kecil, dan kemudian seperti ada adegan memincingkan mata ala sineteon Indonesia. Tapi dengan mereka saya tahu bahwa bisa lho berteman asik dengan para cewek, bukan hanya berteman dengan cowok yang tanpa penghianatan dan tanpa adegan sinetron.

Semoga cita-cita kita masing-masing dapat segera terwujud.

Girls I wish you were here. You girls must be so happy to travel around London. Miss you all, hug and kiss from London.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s