Trip ke KL – Day 2


Hari kedua bertepatan dengan hari Jumat. Kami memutuskan untuk ke Genting Highland karena Genting ini obyek wisata yang besar sekali, pastinya akan full jika sabtu dan minggu. Banyaknya pengunjung ke genting terbukti dari keterangan yang ditulis pada web rwgenting.com bahwa mereka akan menambah armada bus saat weekend. Jika tujuan Anda ke genting highland salah satunya adalah menaiki cable car, sebelum berangkat ke genting highland, ada baiknya mengecek dulu pada webnya kapan jadwal maintenance cable car dilakukan, cek di sini http://www.rwgenting.com/plan-your-trip/travel-planner/transportation/skyway-cable-cars/ pilih menu monthly maintenance sehingga Anda bisa menyusun itinerary dengan baik. Kalaupun Anda ke sana ketika cable car sedang dilakukan maintenance, tidak masalah juga karena akan tetap ada bus yang ke atas genting highland. Pada dasarnya Anda bisa cek semua tentang genting highland dalam web tersebut (rwgenting.com).

harga tiket bus go genting
harga tiket bus go genting
menunggu jam berangkat bus go genting
menunggu jam berangkat bus go genting

Genting highland ini terletak di puncak sebuah bukit dalam suatu area perbukitan di daerah genting. Udaranya sangat dingin dan anginnya kencang ketika tiba di atas, oleh karena itu lebih baik membawa jaket ke sana.

Bus menuju ke genting highland nge-pool di stasiun KL Sentral. Datang saja agak pagi karena tiket cepat terjual untuk jam-jam yang strategis. Pembelian tiket dilakukan go show langsung untuk keberangkatan dan kepulangan beserta biaya naik cable car dan tiket wahana/indoor park (opsional). Harga tiket PP bus dan cable car adalah 12.8MYR/orang. Ketika membeli tiket bus dan cable car, kita akan diberikan 3 tiket terusan yang menunjukkan bahwa kita membeli tiket untuk bus + cable car, jadi jangan sampai hilang. 2016-02-19 10.19.49

Kalau di bus ini duduknya sesuai dengan nomor tiket dan ada sabuk pengamannya (berasa keren banget karena di Indonesia belum pernah ngerasain naik bus sekeren ini, hehehe). Perjalanan dengan bus ke genting highland memakan waktu kurang lebih 2 jam. Setelah sempat tidur dalam bus dan melalui jalan berkelok-kelok menuju ke stasiun cable car, akhirnya datang saat yang ditunggu-tunggu yaitu naik cable car, yeeeeaaaaay, we are so excited.

Satu unit cable car bisa menampung 6 orang dewasa, tempatnya cukup lebar dan lega. Berhubung kami berlima, jadinya kami occupy 1 unit cable car untuk rombongan kami. Jangan lupa pose paling manis sebelum take off karena ada fotografer yang akan menjual foto Anda yang sudah dicetak. Guest what, untuk naik ke atas/take off, cable car berangkat dari stasiun dengan kecepatan tinggi yang sempat membuat jantung serasa mau copot karena kaget tiba-tiba kami meninggalkan daratan dan hanya menggantung pada sebuah kabel, hehehe. Saya yang takut ketinggian jadi istighfar terus menerus karena pemandangannya cukup mengerikan dan cukup tinggi. Bahkan ketika mendekati puncak bukit, kemiringannya semakin tajam dan kamipun menembus awan disertai hawa yang menjadi jauh lebih dingin diiringi oleh rintik-rintik hujan/embun, kondisi yang sangat kontras dengan di stasiun cable car di bawah.

suasana berkabut menjelang sampai di puncak bukit
suasana berkabut menjelang sampai di puncak bukit

Kami yang katrok karena baru pertama kali naik cable car, merasa terkagum-kagum dengan beberapa penumpang yang dalam perjalanan turun dan melewati kami duduk dengan santainya sambil membaca Koran. Sedangkan kami berkali-kali berteriak dan istighfar karena takut ketika cable car berhenti atau mengeluarkan bunyi-bunyian aneh.

Begitu sampai di stasiun atas cable car, udara dingin dan angin kencang langsung menyambut kami. Jangan lupa membeli foto Anda di sini ya, harganya cukup mahal untuk ukuran kami yang ngirit ala backpacker sehingga kami tidak membeli foto-foto kami, hehehe.

Rencana kami ke genting highland adalah untuk masuk ke snow world karena kelihatannya bagus di web. Kami pun segera menuju ke lokasi snow world yang terletak di bawah, tinggal ikuti saja petunjuknya atau bertanya pada petugas yang ada di sana. Tiket masuk ke snow world adalah 23MYR/orang untuk durasi 1 jam. Jam tutupnya adalah jam 14:00, untungnya kami tiba di sana pukul 13:00.

Untuk masuk ke snow world, kita tidak diijinkan membawa kamera apapun termasuk kamera HP. Semua barang dan sepatu kita bisa ditaruh dalam loker yang diberikan pihak pengelola, kemudian mengganti sepatu dengan boots dan memakai jaket serta sarung tangan. Warning : jangan pernah melepas sarung tangan selama berada di dalam, karena sangat dingin.

Begitu masuk, kesan pertama saya adalah kecewa karena tempatnya kecil sekali. Saya mengira bahwa snow world ini agak besar tempatnya. Ya, nasi sudah menjadi bubur, jadi nikmati sajalah. Di dalam snow world, juga sudah menanti fotografer yang siap mengabadikan foto-foto kita dan nanti hasilnya bisa dibeli di meja resepsionis. Foto yang sudah dicetak dan diberi bingkai harganya sekitar 55MYR 1 buah, sedangkan 3 foto ukuran agak kecil dihargai 100MYR (saya lupa tepatnya berapa, pastinya mahal). Kami memutuskan untuk membeli versi sofcopynya dalam CD seharga 109MYR untuk 11 foto. Fotonya bagus-bagus karena sudah diedit juga oleh pihak pengelola.

salah satu hasil foto
salah satu hasil foto

Setelah asik berfoto di snow world, kami memutuskan untuk mencari makanan berhubung sudah lewat juga waktu makan siang. Di area indoor theme park terdapat banyak gerobak yang menjual nasi uduk, nasi goreng, bihun goreng, minuman dan aneka gorengan. Untuk nasi dihargai 10MYR per porsi, sedangkan gorengan 6MYR/3 pieces.

penampakan gerai street food
penampakan gerai street food
street food
street food
durian goreng, durian pertama yang saya makan selama eksistensi saya di dunia
durian goreng, durian pertama yang saya makan selama eksistensi saya di dunia

 

Opini saya tentang genting highland adalah seperti singaporenya Malaysia karena penuh dengan orang-orang Chinese. Waktu kami di sana masih dalam suasana perayaan imlek, dan waktu itu ada performance monkey king yang melakukan perjalanan ke barat bersama biksu dan pat kay untuk mencari kitab suci, tentu saja dalam bahasa cina ya, dijamin nggak ngerti. Tapi di dalam resort ini campur dengan indoor theme park, jadi walaupun tidak membeli tiket untuk menaiki indoor theme park tetap bisa melihat wahana-wahana indoor theme park yang ada. interesting.

2016-02-19 13.27.48

Tiket bus pulang yang kami beli jadwalnya pukul 18:00 sedangkan waktu kami selesai makan adalah pukul 15:00, masih 3 jam lagi. Akhirnya kami beristirahat sebentar di mushola yang letaknya dekat dengan stasiun cable car. Di Malaysia, semua musholla/masjid boleh digunakan untuk istirahat dan tidur, cuma di Indonesia yang musholla dan masjidnya tidak boleh dibuat tiduran.

Mendekati jam kepulangan, kami putuskan untuk turun ke stasiun bus (tentu saja dengan kembali menaiki cable car). Sebelum itu, kami melewati tempat penjual manisan, testimony teman-teman yang membeli, manisan kiwi rasanya enak. Saya tidak membeli manisan karena memang tidak terlalu suka.

Akhirnya hari kedua yang seru ini ditutup dengan makan malam di depot makanan india dekat hostel, yang sukses membuat teman-teman yang baru pertama kali ke luar negeri gak nafsu makan, hahaha. Katanya orang india bau bawang prei, rasa masakan india juga gak masuk di lidah mereka.

Keuangan hari kedua :

Sarapan nasi uduk + lauk ayam 6MYR
Tiket kereta masjid jameek ke KL sentral 1.2MYR
Tiket bus genting highland 12.8MYR
Tiket snow world 23MYR
Gorengan 6MYR
Makan siang 10MYR
Tiket kereta KL sentral ke masjid jameek 1.2MYR
Makan malam dan teh tarik 14MYR
Penginapan hari kedua 45MYR
Foto genting highland 27MYR

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s