Trip Pertama ke Laut : Karimun Jawa (The Adventure Day 2)


Snorkeling … yuhu… I’m coming … Setelah mengumpulkan keberanian, hari kedua ini saya niat mau snorkeling. Begitupun dengan teman-teman yang lain, semua sudah siap dengan baju untuk renang.

Well hari kedua tampaknya akan berjalan lebih baik. Hari ini kami akan seharian berada di outdoor. Semua orang juga sudah saling mengenal, harapannya hari kedua bakal lebih fun.

with Mr. Tobing pose ngupil
with Mr. Tobing pose ngupil

Setelah sarapan ala rumahan di homestay, kami dijemput untuk menuju ke kapal untuk gabung dengan peserta yang lain. Tujuan hari ini antara lain ke penangkaran ikan hiu, kemudian snorkeling, pulau menjangan kecil, snorkeling di spot gosong, terakhir ke pulau cemara kecil.

penangkaran hiu
penangkaran hiu

Penangkaran ikan hiu terlatak di area wisma apung. Begitu sampai sana amazed banget karena ada hiu-hiu ukuran kecil sampai sedang. Amazingnya lagi, hiunya benar-benar tidak menggigit manusia, sudah jinak sepertinya.

me with ms puff
me with ms puff

Di situ juga ada warga lokal yang menyewakan spot buat foto dengan penyu, ikan kembung dan spons yang semuanya bisa dipegang, tarifnya murah hanya 5 ribu per orang. Setelah puas nyemplung ke kolam hiu dan foto-foto, kami menuju ke kapal untuk menuju spot snorkeling.

snorkeling
snorkeling

Snorkeling kali ini saya sudah berani nyebur ke laut karena lokasi snorkelingnya dangkal, terletak di dekat pantai pulau menjangan kecil. Ketika akan nyebur saya excited sekali, begitu sudah sampai air badan terbolak-balik. Alhamdulillah ada miftah dan fikri yang menggandeng saya terus selama di air…. Gomawo yo. Tips snorkeling bagi yang pertama kali kenal dengan laut dan takut air :

  1. Beranikan diri, Anda sudah pakai pelampung jadi insyaAllah tidak tenggelam.
  2. Ikuti instruksi pemandu dengan baik.
  3. Ketika di dalam air, mulut Anda akan menjadi satu-satunya sarana lewatnya oksigen. Apapun yang terjadi, jangan, jangan sekali-kali membuka mulut ketika posisi kepala di dalam air. Kalau sampai mulut terbuka, maka otomatis nafas akan dilakukan melalui mulut dan hidung akibatnya air laut akan masuk ke mulut dan hidung.
  4. Untuk adaptasi pertama kali dengan air laut, jika takut, pegangan dulu ke pagar kapal (pertama kali saya turun ke laut juga teriak-teriak sendiri nggak jelas).
  5. Mintalah bantuan kepada peserta trip yang lain untuk membantu Anda menstabilkan tubuh agar tidak terbawa arus laut.
  6. Untuk membantu tubuh agar stabil, gerakkan kaki dan tangan sedikit-sedikit.

Nyesel karena hari pertama belum berani snorkeling, karena pemandangannya super bagus. Pantas saja sampai ada cerita anak-anak putri duyung dengan kerajaan di bawah lautnya, karena begitu saya melihat ke dalam laut, fuuuuh seakan-akan saya melihat dunia yang lain yang totally different dengan dunia yang saya kenal selama ini… subhanallah. Saya tahunya laut hanya di permukaannya saja, dan bawah laut hanya melihat dari televisi atau gambar.

pulau menjangan kecil (dari dermaga)
pulau menjangan kecil (dari dermaga)

Spot berikutnya tidak kalah amazing, pulau menjangan kecil dengan pantai biru toscanya … pecaaah… Semakin mendekati pulau menjangan kecil semakin kami berdecak kagum. Hamparan pasir putih, laut biru tosca, tumbuhan-tumbuhan tropis, sangat eksotis. Pulau ini sangat private dan ada pengelola resort mini. Di sini kami makan siang dan sholat ala kadarnya di atas gazebo.

maksi di menjangan kecil
maksi di menjangan kecil

Kebetulan sebagian besar peserta tidak mikir tentang sholat, bahkan melewatkan sholat dhuhur dan azar. Tapi saya pribadi tidak mungkin meninggalkan sholat sebagai sarana syukur disaat saya menikmati keindahan ciptaanNya. Alhamdulillah teman-teman cewek juga pada sholat, proud of you girls.

sholat di menjangan kecil
sholat di menjangan kecil

Selesai makan siang, kami cuz ke spot gosong untuk snorkeling kedua. Spotnya terletak di tengah-tengah laut, ngeri saya melihatnya, ombaknya juga besar. Saya dan beberapa orang akhirnya memutuskan untuk tidak turun mengingat ombaknya yang besar. Di spot snorkeling terakhir ini, miftah dan fikry tidak menyia-nyiakan waktu untuk foto bawah air sepuasnya, sampai-sampai mereka yang terakhir naik ke kapal, maklum ABeGe narsis abis.

nge-mie dan nyemil di warung
nge-mie dan nyemil di warung

Pemberhentian terakhir trip hari ini adalah ke tanjung gelam. Di tanjung gelam, lagi-lagi kami main air di pantai dan nyantai di warung sambil makan mie instan dan minum es. Semakin lama semakin banyak kapal yang datang hingga akhirnya spot pohon kelapa miring untuk foto penuh dengan orang berpose. Serombongan ikhlas walau tidak berfoto di pohon kelapa miringnya. It’s really a crowded spot.

selfie dulu di tanjung gelam sebelum pulang
selfie dulu di tanjung gelam sebelum pulang

Setelah seharian keliling di outdoor, akhirnya sore hari kami kembali ke penginapan dan menghabiskan malam terakhir di pulau karimun jawa. Malam kedua ini kami juga mencoba menu yang dipesan Mr. Manoppo kemarin yaitu cumi saos padang, wenak ternyata. Sewaktu makan malam ini kami bertemu pasangan bule dengan 3 anak balitanya yang sepertinya kembar. Kami surprise dengan fenomena langka ini, bagaimana pasangan yang cuma berdua membawa 3 anak balita. Harapan ke depan semoga kami semua segera berkeluarga dan bisa mengajak keluarga kami berpetualang seperti itu. Aamiin.

Buru-buru kami kembali ke penginapan bukan untuk beristirahat, tetapi untuk segera konek ke wifi, upload foto-foto dan share antara sesame kami. Hehehe.

Berikutnya, siap-siap pulang…

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s