Trip Pertama ke Laut : Karimun Jawa (The Adventure Day 1)


Day 1

Pukul 11 sampailah kami ke pulau karimun jawa. Hari pertama ini jadwalnya snorkeling dan mengunjungi tanjung gelam. Sesampai di pelabuhan karimun jawa, kami langsung menghubungi mas Tobing dan kemudian diantarkan oleh driver ke homestay Srikandi. Setelah istirahat sholat, makan (disediakan oleh homestay), kami tidur-tiduran sebentar sambil menunggu dijemput untuk perjalanan pertama hari ini.

Trip hari pertama ini biasa saja, dalam 1 kapal yang kami tumpangi ada banyak traveler lain yang jadi 1 grup dengan kami (kurang lebih ada 20 orang). Hari pertama ini saya belum berani snorkeling di tengah laut, secara saya tidak bisa berenang dan males kena air, sampai-sampai ada ibu-ibu yang berkali-kali teriakin saya dan teman yang gak mau ikutan nyemplung.

snorkeling day 1
snorkeling day 1

Next setelah snorkeling, kapal menuju ke tanjung gelam. Berhubung tanjung gelam sedang ramai ketika kami datang, maka kami dialihkan mas Tobing untuk mengunjungi spot sebelahnya (tapi saya lupa namanya), masih satu pulau dengan tanjung gelam. Tanjung gelam adalah pulau kecil yang eksotis dengan pohon kelapa yang miring-miring yang biasa dibuat spot foto oleh para traveller.

sebelah tanjung gelam
sebelah tanjung gelam
selfie komplit
selfie komplit

 

 

 

 

 

 

Pantainya memiliki pasir putih yang lembut dan bersih. Terpapar panas, efek capek, masih terasa jet lag menjadikan malas untuk all out menikmati suasana, hehehe. Akhirnya kami pulang sambil menikmati sunset dari atas kapal.

sunset dari atas kapal, beautiful karimun jawa
sunset dari atas kapal, beautiful karimun jawa

Malam hari kami jalan ke alun-alun untuk mencari makanan dan melihat-lihat oleh-oleh. Saat makan malam jadi saat yang tepat untuk gathering dan saling mengenal diantara kami berenam. Ada Mr. Manoppo yang badannya super big dan he always carry cigarettes and matches, mifta unyu yang wajahnya emang unyu tapi agak o’on, mbak icha yang cantik tapi lola (lambat loading), dan duo ababil dila dan fikry yang suka skak mat kalau bercanda. Ternyata sense of humor semuanya cocok, nyambung semuanya, jadi mulai dari sini trip terasa menyenangkan.

Malam hari pertama ini, kami awalnya niat mencari lobster tapi tidak ada yang jual karena memang harganya yang mahal sehingga sistemnya harus pesan terlebih dahulu. Para penjual tidak mau mengambil resiko dengan menjual lobster karena takut jika tidak ada yang beli akan rugi besar. Akhirnya kami memutuskan membeli udang kipas kecil seharga 15 ribuan untuk masing-masing orang dan ikan besar 70 ribu. Mr manoppo membeli tambahan seafood untuk dirinya, kerang dan cumi. Overall masakan pedagang di sini mantab, cocok dengan lidah Surabaya saya.

seafood yang dijual di alun-alun
seafood yang dijual di alun-alun

udang kipas  IMG-20150607-WA0005

– udang kipas

 

Akhir hari pertama sukses capek, kenyang, dan kocak.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s