Trip Pertama Ke Laut : Karimun Jawa (Preparation)


Trip pertama ke laut, yang benar-benar nyemplung ke laut. Bersama 5 orang lainnya, saya berangkat ke karimun jawa 29-31 Mei 2015 menggunakan jasa wisatakita.com. Overall puas dan recommend dengan travel wisata kita, tapi saya kecewa setelah melihat foto-foto yang dicopykan ke flashdisk, kok cuma secuil ya foto saya… hiks hiks. Saya juga tidak sempat foto di dalam air karena harus antri sama yang lain-lain. Next trip kalau acara ke laut mesti pakai travel private nih biar puas.

 

How to Get There from Surabaya?

Berhubung pihak travel hanya memfasilitasi perjalanan dari pelabuhan jepara, maka kami harus berpikir sendiri bagaimana cara sampai ke pelabuhan kartini dengan cepat dan efisien. Dikarenakan tiket kapal express bahari untuk berangkat ke karimun jawa sudah dipesankan oleh pihak travel, maka kami tidak mungkin pergi dengan opsi naik pesawat dari Surabaya. Opsi satu-satunya adalah dengan naik bus kemudian dilanjutkan naik becak untuk ke pelabuhan. Bus yang kami gunakan dari terminal bungurasih adalah bus patas Jaya Utama tujuan terminal Jepara dengan biaya Rp 100.000.

menunggu bus
menunggu bus

Kami berangkat pukul 21.30. Perjalanan menggunakan bus ini memakan waktu kurang lebih 7 jam (ini sudah cepat ala FF7) sehingga kami sampai terminal jepara kira-kira pukul 4.30 pagi keesokan harinya. Tengah malam ketika sampai tuban, kami diberi makan ‘tengah malam’ gratis di sebuah rumah makan dengan menu nasi campur atau rawon dengan teh hangat. Jangan lupa untuk membawa karcis bus untuk ditukarkan dengan makan. Bagi yang ingin sholat dan BAK atau BAB semua fasilitas tersedia dan nyaman di rumah makan tersebut.

Ketika kami sampai di terminal jepara pas waktu sholat subuh, kemudian langsung menuju mushola terdekat (masih di wilayah terminal) sambil sholat dan istirahat sejenak. Harap segera sholat di terminal, jangan di pelabuhan karena mushollanya sering dalam kondisi terkunci dan kecil sekali. Setelah sholat (jangan lupa infaq) kami naik becak untuk ke pelabuhan kartini dengan biaya Rp 20.000 (percayalah harga ini sama sekali tidak mahal mengingat jaraknya yang jauh, apalagi 1 becak bisa diisi 2 orang).

waiting room di pelabuhan
waiting room di pelabuhan

Sesampainya di pelabuhan sekitar pukul 06.00 kami menunggu di rumah makan yang ditentukan oleh pihak travel, sekaligus sarapan. Kapal bahari express berangkat jam 09.00 dengan waktu tempuh selama 2 jam tepat. Menunggu kapal datang bisa di tempat tunggu sambil tiduran, hehehe. Bagi yang suka pusing kalau naik kapal (termasuk saya) jangan lupa minum obat anti mabuk laut yaaa, ombaknya parah goncangannya.

 

kapal bahari express
kapal bahari express
view di sebelah pelabuhan jepara
view di sebelah pelabuhan jepara

 

 

 

 

 

The Preparation

Sebelum saya bahas bagaimana pengalaman di karimun jawa, berikut saya beri saran dan tips untuk persiapan berangkat ke karimun jawa. Persiapan yang harus dilakukan sebelum berangkat adalah :

  1. Membawa perlengkapan renang, antara lain pakaian renang (bawa pakaian renang sejumlah hari snorkeling) dan bagi muslimah kalau bisa memakai sepatu yang bisa dipakai di air, jadi walaupun tidak pakai kaos kaki tetap tidak menunjukkan kaki (saya tidak kepikiran sebelumnya untuk beli sepatu ini)
  2. Kalau memungkinkan sebaiknya Anda bawa alat snorkeling sendiri (jijay banget gentian bolak balik sama orang serombongan, belum lagi kalau ada yang pilek dan virus-virus lain). Kalaupun Anda terpaksa harus memakai alat snorkeling yang disediakan, bawa peralatan cuci yang layak. Di atas kapal disediakan sabun bayi untuk mencuci alat snorkelingnya dan (tentu saja) air laut dan air mineral untuk mencuci.
  3. Bagi yang ingin membawa anak, sebaiknya bawalah anak yang sudah bisa berenang dan jangan lupa untuk membawa pelampung sendiri ukuran anak-anak karena biasanya pelampung yang disediakan adalah untuk ukuran dewasa.
  4. Bawa sunblock (optional). Bagi saya, khasnya pulang dari liburan ke pantai adalah wajah dan badan harus tambah hitam.
  5. Bagi yang menginap di homestay jangan lupa bawa peralatan mandi, bawa lotion anti nyamuk untuk di penginapan, bawa kipas cadangan juga boleh karena hawa di karimun jawa hot.
  6. Bawa powerbank kapasitas besar, karena di siang hari pasokan listrik totally off. Bagi yang mau upload-upload foto di tengah laut bisa juga karena akses internet mantab pas di laut (saya pengguna indosat). Malam hari bisa upload pakai wifi di homestay yang josss.
  7. Bawa uang pas saja biar tidak kebablasan makan seafood di sana, tapi kalau mau ambil uang via ATM bisa juga di sana. Masakan seafood di alun-alun murah dan mantab. Cumi ukuran sedang 20K, Udang kipas besar 50K, Udang kipas sedang 35K, Udang kipas kecil 15K, Udang biasa 25K-30K isi 12 buah, ikan besar kisaran 70K. Harga seafood yang ditawarkan semuanya sudah termasuk biaya memasak & bumbu, murah + rasanya wenak.

Oke sekian dulu introduction tentang trip saya di karimun jawa. Klik next untuk review perjalanan saya di sana. Chao….


One thought on “Trip Pertama Ke Laut : Karimun Jawa (Preparation)

  1. wah… Aku keduluan jeng catur ke karimun jawa nya… Bagi2 ceritanya ya… Tips2 lokasi foto yg bagus nya jg ditunggu supaya perjalananku nanti lebih menyenangkan dan dapat foto2 bagus hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s