Travel warningku


Jika Anda sering berpergian, pastinya punya rambu-rambu yang Anda buat agar perjalanan Anda tidak kacau / berantakan. Saya sendiri sekarang sudah mempunyai peraturan/peringatan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Warning #1 : Jangan lupa naik bus patas menuju bandara

Sabtu kemarin hampir saja saya ketinggalan pesawat gara-gara saya salah naik bus. Sebelumnya saya tidak pernah sekalipun naik transportasi selain taxi untuk menuju bandara juanda. Seharusnya dari rumah saya bisa naik bus patas tujuan bungurasih dari PGS (Pusat Grosir Surabaya). Bus patas ini hanya membutuhkan waktu setengah jam untuk sampai terminal bungurasih karena melewati tol. Tetapi saya malah naik bus dalam kota yang ternyata butuh 1 jam untuk sampai terminal bungurasih. Walaupun sudah 60 menit menjelang take off, tapi saya masih optimis dan berniat untuk naik bus bandara. Oke setelah dicari akhirnya ketemu bus bandara. Ketika saya sampai, ada bus di depan yang baru saja berangkat. Saya diberitahu untuk naik bus yang ngetem di depan shelter bus bandara. Saya pun naik dan menunggu keberangkatan. Pak kondektur tiba untuk menarik ongkos bus Rp 20.000. Setelah saya berikan uangnya, saya memberitahu bahwa tujuan ke pesawat garuda. Pak kondektur memberitahu bahwa saya salah naik bus dan diminta untuk naik/ganti ke bus yang ada di depan. Baru tahu kalau bus bandara ada 2 untuk menuju terminal bandara. Sia-sia sudah 10 menit waktu saya menunggu tadi. Dan harus memulai dari 0 lagi menunggu bus ke terminal 2. Sudah 50 menit menuju take off, saya putuskan untuk mengikhlaskan uang Rp 20.000 yang sudah terlanjur saya bayarkan untuk tiket bus dan mencari taxi atau ojek untuk menuju bandara. Setelah menawar-nawar ojek, semua menawarkan 30 atau 35 ribu. Akhirnya saya putuskan naik taxi saja yang untungnya bertemu pak sopir yang pengertian. Beliau tahu kegalauan saya terancam terlambat naik pesawat. Alhamdulillah 15 menit sampailah di terminal 2 dengan biaya Rp 35.000 ditambah ongkos masuk bandara/parkir Rp 4.500 ( atau Rp 4.000 saya lupa ).

Warning #2 : Jangan menaruh tas pada bagasi bawah bus

Warning ini khusus jika naik bus damri bandara di Surabaya. Jika Anda menaruh tas bawaan Anda di bagasi bawah, hati-hati dipalak petugas bus sampai Rp 20.000. Di Jakarta tidak demikian, bagasi bawah bus gratis. Jadi kalau akan titip menitip atau lain-lain jangan asal ikutan orang, tapi tanya pada petugasnya.
Kalau uang cash sudah mepet dan ada pengeluaran tak terduga, terus bayarnya pakai apa???

Warning #3 : Check In beberapa jam sebelumnya jika dari luar negeri

Saya juga pernah hampir ketinggalan naik pesawat ketika akan pulang dari bangkok. Gara-garanya saya terbujuk teman seperjalanan untuk tidak check in dulu, woles sist. Salah saya juga sih mudah terpengaruh, hehehe.
Kenapa harus antri check in beberapa jam sebelum keberangkatan? (Paling tidak 2 jam sebelumnya) karena kita harus antri di pengecekan visanya, dan pada negara yang ramai wisatawan antrinya bisa panjaaaaang banget.

Sementara itu dulu 3 hal kritis yang harus saya waspadai sebelum maupun setelah sampai tujuan. Semoga bermanfaat.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s