Kebiasaan Bicara Ala Cinta Laura


Sekarang saya sedikit bisa merasakan menjadi cinta laura dalam hal berbicara. Terutama kalau sedang  atau setelah nonton reality show.

Bukannya kemenyek, keminggris atau sok-sokan kebarat-baratan. Sedikitnya tayangan bermutu dari televisi lokal, membuat waktu menonton televisi saya habiskan 90% pada channel-channel luar negeri berbahasa inggris. Saya hanya menonton televisi lokal jika ada tayangan islami, dan traveling di akhir pekan. Lama-kelamaan terbentuk mindset bilingual dalam otak saya. Terkadang ketika berbicara ada kalanya saya kesulitan mencari padanan katanya dalam bahasa indonesia. Takutnya kalau ngomong diteruskan dalam bahasa inggris kelihatan sok banget. Sok bahasa inggrisnya high level gitu (padahal nggak juga, asal ngomong aja… hahaha). Terutama ketika sedang nonton acara reality show berbahasa inggris, lebih sering blank.

Ternyata mungkin seperti itu yang dirasakan cinta laura. Memang lebih mudah berbicara dicampur-campur daripada harus menggunakan 100% kata dalam bahasa indonesia. Saya juga tidak tahu mengapa bisa seperti itu, tetapi saya sendiri mengalaminya. Jadi jangan melihat gaya bicara ala cinta laura itu sok-sokan ya, saya saja sudah mulai blank apalagi cinta laura yang setiap hari sepik inglish, hehehe. Tapi kok VJ marissa, sarasechan nggak gitu-gitu banget ya ngomongnya. Hmmm mungkin kembali ke azas praduga tak bersalah, kembali lagi ke faktor naturenya masing-masing dan pola otaknya. Mungkin saya dan cinta laura ada kesamaan dalam cara berpikir atau lainnya, yang berbeda dengan VJ marissa dan sarasechan *opo sih, mulai ngelantur.

Menurut saya jika kita ingin membiasakan diri sendiri atau anak-anak untuk bisa berbahasa asing, maka bisa dibiasakan mendengar bahasa asing atau menonton film berbahasa asing. Saya merasakan efeknya sejak saya SD suka menonton film berbahasa inggris yang ada teks terjemahnya, lumayan membantu pelajaran bahasa inggris saya ketika SMP. 

Saya nggak ingin jadi seperti cinta laura, tapi kalau tiba-tiba begitu? Well, seperti jodoh yang nggak akan lari kemana, nature tiap orang akan kelihatan dengan sendirinya, xixixi.


4 thoughts on “Kebiasaan Bicara Ala Cinta Laura

  1. Cinta Laura berbicara seperti itu English-Indonesian, karena Cinta Laura belum terlalu lancar berbahasa Indonesia, meskipun lancar, tapi bicaranya mungkin agak kental bulenya. Karena Cinta Laura lahir di luar negeri, dan dibesarkan juga di luar negeri. Ke Indonesia baru beberapa tahun. Jadi logat bicaranya juga ya logat bule, karena memang bahasa sehari-harinya bahasa Inggris. Jadi intinya, jangan pernah menghina atau menjudge cara bicara seseorang, atau bilang sok kebule-bulean etc. Sekali lagi, karena Cinta Laura memang bule. Positive thinking and be respect. Thanks!
    @xrahmathekiehlx

  2. Salam kenal mba Catur, mau ikut komen:)
    Bener banget. Temenku suami istri org Indonesia, tapi tinggal di LN akhirnya anak2nya ngomongnya jadi persis kayak Cinta Laura. Karena mereka lebih banyak mendengarkan n berkomunikasi pake english drpd pake bahasa indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s