Lem Kering dan Air


Akhirnya menemukan simpulan seperti scientist gara-gara praktek kerajinan paper quilling. Bahwa sesuatu yang keras dan melekat bisa dikalahkan dengan sesuatu yang sifatnya berkebalikan/lembut, misalnya air. Ketika saya membuat paper quilling dengan kertas dasar berwarna terang, tidak ada masalah. Lem yang tidak sengaja melekat di beberapa tempat tidak kelihatan sebab setelah lem kering, tersamarkan dengan warna terang kertas sehingga bekas lem tidak perlu dibersihkan. Tetapi ketika membuat dengan kertas dasar berwarna hitam, lem yang melekat tidak pada tempatnya sangat kelihatan. Terlihat bahwa ada bekas lem (seperti plastik) disana-sini. Mau tidak mau saya harus membersihkannya.

Susah sekali membersihkan bekas lem dengan dikerok, walaupun memakai tools yang tajam. Bahkan bukan hanya lem yang terlepas, kertas juga bisa ikut terkelupas jika dikerok. Akhirnya saya putuskan sedikit berbasah-basah menggunakan air, dan lumayan berhasil lah.

Simpulannya, sepertinya jika ingin ‘melawan’ sesuatu yang sudah melekat, tidak bisa dengan cara yang keras, tetapi dengan kelembutan. Melawan sesuatu yang sifatnya keras dengan keras juga tidak akan berhasil, malah akan jatuh ‘korban’ atau terjadi hal yang tidak diinginkan.

Berikut hasil paper quilling semi scrapbook untuk kado pernikahan teman kuliah (wajah disamarkan)

image


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s