Oleh-Oleh dari Gaza Part 2 (Al Quds)


Berikut adalah rangkuman ceramah Ustadz Fathi tentang Al Quds.

Pertama-tama beliau menyambung sedikit tausiah ustadz Zubairi tentang wanita. Kata-kata bijak dalam bangsa arab berbunyi bahwa wanita adalah setengah dari masyarakat. Tetapi menurut beliau sebenarnya wanita adalah seluruh masyarakat itu sendiri.  Ada sebuah fenomena bahwa kaum ibu adalah yang paling perhatian untuk urusan agama. Terbukti bahwa Yusuf Qardhawi lebih banyak menerima pertanyaan tentang agama dari ibu-ibu daripada dari laki-laki. Simpulannya baiknya sebuah komunitas masyarakat tergantung baiknya wanita yang ada disana.
—-

Tentang kota Al Quds. Al Quds adalah kota yg diberkahi, begitupun wilayah-wilayah yang ada disekitarnya. Al Quds disebut dalam surat Al Maidah adalah negeri yang disucikan. Al-Quds disebutkan dalam Al-Quran sebanyak 5x. (Tahu kan apa itu Al-Quds? Orang-orang menyebutnya sebagai Yerusalem).

Perjuangan di Gaza intinya adalah untuk membebaskan Al Quds itu sendiri. Sejarah membuktikan bahwa kekuataan negara adi daya apapun yang pernah ada di bumi adalah mereka yang menguasai wilayah Al Quds, ex bangsa Romawi (dibawah rajanya Alexander The Great), bahkan Firaun dahulu juga menguasai Al Quds. Dan jika umat islam berhasil menguasai Al Quds, maka islam akan kembali pada kejayaannya. Di dalam Al Quds berdiri masjid yang sekaligus pernah menjadi kiblat pertama umat islam yaitu Al Aqsa. Namun kenyataannya hari ini, umat islam hanya bisa mengaku itu masjidnya tapi tidak bisa memasukinya setiap waktu.

Menurut orang yahudi, tidak ada artinya Al Quds tanpa mereka bisa mendirikan haikal sulaiman (Haikal Sulaiman adalah kerajaan nabi Sulaiman yang dipercaya orang Yahudi pernah dibangun di tempat berdiriya masjid Al Aqsa. Dan tentu saja umat islam (kita) mengatakan tidak ada artinya Al Quds tanpa masjid Al Aqsa (masjid Al Aqsa adalah masjid dengan kubah berwarna hitam. Orang yahudi membangun masjid berkubah emas untuk mengalihkan perhatian uamt islam dan membangun opini umat islam bahwa masjid Al Aqsa adalah masjid berkubah emas ini. Sehingga jika umat islam sudah teralihkan maka mereka akan dengan mudah berbuat semaunya dengan masjid Al Aqsa yang asli).

Sejak 1967 Al Quds jatuh ke tangan Yahudi. Mereka melakukan penggalian di bawah masjid Al Aqsa untuk mencari bukti-bukti fisik peninggalan haikal sulaiman. Di bawah masjid Al Aqsa saat ini sudah keropos karena mereka menggali banyak sekali terowongan, sekitar 30-40 terowongan. Walaupun mereka tidak menemukan apapun disana. Sehingga kondisi masjid Al Aqsa saat ini sedang dalam kondisi kritis karena pondasinya yang sudah tidak ada.

Umat Yahudi berkeyakinan bahwa di akhir jaman akan turun nabi Isa alaihissalam. Dalam keyakinan mereka nabi Isa beragama nasrani dan akan berkuasa di Al Quds selama 1000 tahun. Sedangkan keyakinan kita bahwa nabi Isa kelak akan turun dan membela kepentingan umat islam dan berada dalam panji Nabi muhammad SAW (maaf disingkat, tapi insyaAllah semua ngerti maksudnya).

Masjid Al Aqsa juga sedang terancam eksistensinya karena sedang ada proyek-proyek yahudisasi. Pemerintahan yahudi (israel) menggelontorkan dana sebanyak 500 juta USD untuk melakukan proyek yahudisasi kota Al Quds dan masjid Al Aqsa. Dana sebanyak itu masih berasal dari pemerintah saja, belum dari pengusaha-pengusaha yahudi yang ada di seluruh dunia. Jika mereka bekerja siang malam untuk meyahudisasikan Al Quds, apa yang kita lakukan utk mempertahankannya?

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membantu saudara-saudara di Al Quds, pertama mendoakan agar mereka yang berjuang diberikan kekuatan hati karena disana setiap hari ada rumah yang digusur untuk dibangun pemukiman yahudi, ada orang yang dipenjara, ada pula orang yang diusir dari Al Quds.

Yang kedua, bagaimana cara kita membntu perjuangan mereka adalah dengan mensosialisasikan perjuangan mereka. Jika kita sendiri belum paham, maka kewajiban kita untuk memahami secara benar agar kita bisa menyebarluaskan pemahaman yang benar tersebut pada orang lain.

Permasalahan Al Quds bukan hanya permasalahan palestina saja sebagaimana yang diinginkan Yahudi, yaitu masalah Al Quds hanya masalah pelastina dan yahudi. Tetapi Al Quds sebenarnya adalah titipan Allah yang disebutkan dalam Al quran. Dengan apa yang terjadi hingga hari ini, kemuliaan dan kehormatan kita semua (umat islam) sedang diinjak-injak.

Kondisi saudara-saudara kita di palestina khususnya di Al Quds berjuang siang malam. Kehidupan mereka sangat sulit. Untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari sangat sulit, pekerjaan sulit, keluar masuk kota juga sangat sulit. Pemuda di kota Al Quds tidak bisa menikah dengan pemudi palestina di kota lain, banyak orang yang diusir dari tempat tinggal mereka. Kalau ada orang di Al Quds ingin menambah bangunan di rumahnya, mereka harus ijin pada pemerintah yahudi dan harus membayar denda 1000 USD per meter persegi bangunan tambahannya. Kadang mereka tidak hanya didenda tapi juga dipenjara. Karena itulah tinggal di Al Quds saja merupakan jihad tersendiri (karena banyak orang yang tidak mengerti, berpikir buat apa susah-susah hidup disana, lebih baik pindah saja). Setiap saat mereka ditawari bahwa tanah dan bangunannya akan dibeli orang yahudi dengan harga yang mahal (10 miliar rupiah – saya lupa ukuran tanah dan bangunannya berapa). Dan nantinya tanah mereka akan dijual lagi dengan harga yang 10 kali lipat lebih mahal.

InsyaAllah kemenangan umat islam sudah dekat. Umat islam akan menang jika Palestina sudah terbebas. Jika Palestina sebentar lagi akan terbebas maka tandanya adalah orang-orang yahudi akan berkumpul dalam 1 tempat. Dalam sebuah ayat Al-Quran disebutkan “…Mereka tidak memerangi kaum muslimin tapi di kampung-kampung yang terisolir…”. Orang-orang yahudi saat ini membuat bunker-bunker dalam kampungnya seperti sebuah tempat yang terisolir.
Rasulullah bersabda, tidak akan datang hari kiamat kecuali kalian kaum muslimin memerangi hingga kaum yahudi lari terbirit-birit dan bersembunyi di balik-balik batu. Hingga batu-batu menjadi tentara Allah dan berkata “hai orang muslim ada orang yahudi”. Patut diperhatikan bahwa batu berkata “hai orang muslim” bukan “hai orang palestina”. Artinya nanti akan banyak orang islam yang turut berjuang di Palestina. Yang melindungi orang Yahudi adalah pohon gorqod (seperti apa pohonnya saya juga belum tahu). Di Palestina tidak ada pohon ini, tetapi di wilayah israel banyak. Saat ini orang yahudi banyak menanamnya, mungkin dalam hati mereka juga mempercayai kebenaran hadits Rasulullah.

Di tahun 1948 ketika negara Israel dideklarasikan oleh kaum yahudi, ada seorang nenek yahudi yang dekat dengan agama yahudi menangis. Dia berkata “saya tahu dari banyak sumber bahwa ketika orang yahudi berkumpul dari seluruh dunia, maka tdk lebih dari 70 tahun kaum yahudi akan hancur”. Dikuatkan juga oleh Henry Alfred Kissinger. Dikatakan dengan konstelasi politik yang ada sekarang, negara-negara arab yang telah reformasi, dukungan negara-negara internasional, maka dalam 10 tahun saja negara israel akan hancur karena negara-negara arab yang pernah memback-up Israel sekarang telah berubah ex : mesir,tunisia, dll.

Ustadz Muhammad Sholeh Drehem mengatakan rahasia gaza bisa bertahan antara lain :
1. Kuatnya hubungan dengan Allah. Komitmen terhadap perintah Allah. Sholat 5 waktu di masjid. Suatu ukuran kuatnya umat ini adalah berapa banyak jamaah subuh di masjid.
2. Dekat dengan Al Quran. Darul quran di sana bisa menghasilkan 10 ribu hafidz setiap tahun. Orang yang membaca Al Quran, akan dijadikan hijab dengan orang tidak beriman pada hari kiamat.
3. Masalah akhlak dan moral. Moral penduduk di gaza luar biasa. Bukan hanya perkataan, tapi juga penampilan mereka baik. Jika tidak ada kebaikan dalam syam maka tidak akan ada kebaikan pada negara lainnya. Rasul pernah bersabda yang intinya “Nanti akan ada umatku di akhir zaman, berpegang teguh pada agama, yang jika bertemu dengan musuh-musuhnya tegar (kohirin)”.  Gaza dan Palestina bukan hanya urusan kemanusiaan tapi juga ideologi. Kita peduli atau tidak, Allah tetap akan menjaga palestina, tapi juga penjagaanNya diturunkan melalui perantara usaha manusia(jundul bashar).

Demikian catatan saya tentang tausiah-tausiah kedua ustadz yang datang langsung dari Gaza. Semoga ada manfaatnya untuk menebar kebaikan diantara kita umat islam dan menyebarkan semangat untuk membela harga diri umat islam di Palestina.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s