Boikot Gak Usah Pakai Logika


Gak paham banget waktu message himbauan saya dibilang provokasi. Terus terang syok ada orang muslim yang mengatakan himbauan dengan niatan baik sebagai provokasi. Hm, provokasi kesannya jelek banget ya isinya. Padahal message saya yang barusan saya kirim ke sebagian teman saya lewat bbm dan whatsapp adalah tentang himbauan untuk tidak menggunakan youtube dan google, dikarenakan mereka menolak menghapus film786. Film tersebut katanya tentang pelecehan terhadap nabi Muhammad, sempat searching sedikit tentang ‘about’nya film 786 tersebut. Saya juga dapat message tersebut dari seseorang yang terpercaya.

Bagi umat islam, menjalankan perintah Allah dan mengikuti sunnah RasulNya adalah sebuah keniscayaan. Artinya merupakan sebuah keharusan bagi mereka yang mengaku cinta Illah dan RasulNya. Tetapi jika ada yang menghina agama ini dan RasulNya terus apa yang harus dilakukan? Menjalankan sunnah nabi? Ya emang setiap hari kan selalu berusaha menjalankan sunnah nabi. Dulu jaman sahabat sepeninggal Nabi, mengapa mereka masih sering melakukan peperangan selain tetap memegang teguh sunnah nabi (baca baik-baik tentang peperangan dalam islam ya, jangan salah kaprah). Perang sebagai siar islam dan membela agama, menjalankan sunnah sebagai salah satu pemelihara ruh perjuangan.

Apakah tidak ada usaha lain mencintai dan membela agama ini dan nabi selain menjadi rahib, menjadi ulama, menjadi orang yang paling nyunnah, menjadi orang paling dermawan ?
Kalau memang demikian, berarti Abu Bakar radhiallauanhu tidak perlu memerangi orang yang tidak membayar zakat, jalanin sunnah nabi saja dengan baik sudah cukup.

Gak usah pakai logika, pakai hati saja. Apa iya kita rela memberi keuntungan materi pada mereka yang menjelek-jelekkan agama kita? Kita mengaku nyunnah, tapi pada saat yang sama mendukung secara nggak langsung para penghina nabi dengan memakai produk-produknya, menyumbangkan keuntungan yang akan dipakai untuk memerangi umat islam. Baca ini deh, ada referensi tentang boikot http://m.dakwatuna.com/2012/07/22000/together-we-fight/ . Disitu ada keterangan dan data ngefek nggaknya boikot umat islam.

Sekecil apapun kemungkinan, saya tetep akan ikutan nyoba. Toh saya juga nggak rugi apa-apa. Sementara jika butuh banget baru akan menggunakan. Semoga suatu saat umat islam bisa mandiri dengan produk-produk sendiri yang halalan thoyyiban (berkualitas baik), dan yang pasti tidak merugikan umat islam.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s