Nggambas Time


Ah tampaknya hari ini adalah hari terakhir untuk menikmati sisa-sisa ketenangan dan ketentraman kota Surabaya setelah ditinggal mudik selama seminggu-an oleh para penghuninya. Mulai besok dan lusa bisa dipastikan kota ini akan kembali ramai. Tetapi saya akan tetap bisa menikmati ketenangan dan ketentraman situasi kantor, karena beberapa hari dalam seminggu selalu ada waktunya bagi saya buat “nggambas”. Do you know what’s the meaning of “nggambas”? Nggambas is a state when you are stuck in a place and have nothing to do, little bit similar with stranded (terdampar). Arti ringkasnya adalah waktu senggang. Ketika waktu nggambas biasanya saya manfaatkan dengan surfing internet semua hal yang terlintas di pikiran sambil chat jika ada teman yang online. Hal yang paling banyak saya cari adalah masalah travelling coz I have dream that someday I could travel around the world, tidak harus dalam 80 atau 100 hari sih. Paling tidak pernah mengunjungi tempat-tempat di seluruh dunia, terutama tempat yang penuh dengan peninggalan islam (eh nomer 1 pastinya ingin umroh dan naik haji). Berkah nggambas banyak sekali saya rasakan, salah satunya saya jadi bisa searching banyak catatan perjalanan orang-orang. Dan mulai saat ini rencananya, setiap saya nggambas, saya akan memanfaatkan sebagian besarnya untuk belajar (BTW saya sedang ikut free online course di coursera.org).

Ngomong-ngomong tentang travelling, sekarang ini airasia sudah tidak pernah lagi promo flight Rp 0, hiks hiks. Sayang sekali… tapi juga untung sekali karena saya sudah memanfaatkannya 2x untuk keluar negeri, hahaha. Kalau pengumuman seleksi BI nanti ternyata saya tidak keterima, maka saya akan memanfaatkan promo flight kali ini untuk ke Bali with my parents. Plan A-nya, jika keterima BI maka setelah diangkat jadi karyawan baru liburan (which means 1 year from now). Sedangkan plan B-nya, kalau saya tidak keterima maka saya akan segera mengajukan cuti di hari yang flightnya memiliki promo termurah (tidak harus airasia sih sebenarnya, karena flight promo Rp 99.000 sudah habis dibooked orang lain T.T).

Searching dan membandingkan harga serta itenary biro tours and travel rasanya tidak ada yang cocok. Menurut saya harga yang dipasang is way too expensive. Apa mungkin karena sering bepergian ala backpacker ya ? Misalnya saja saya membandingkan beberapa tour di Bali dengan itenary yang menarik, harga untuk 1 orangnya akan sama dengan cost 2 orang jika bepergian sendiri dengan itenary yang sama.  Cuma memang perlu sedikit pengorbanan waktu karena kita harus menyusun dan mengatur semuanya sendiri. Tetapi susahnya cuma di prepare, ketika hari H tinggal calling-calling saja. Bagi saya mengatur sebuah perjalanan tidak akan menjadi masalah karena seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya punya waktu nggambas banyak sekali.

Salah satu topik menarik selain travelling adalah tanah dijual. Sehingga salah satu topik searching saya di google adalah tentang tanah dijual. Saya ingin sekali memiliki tanah yang bisa dimanfaatkan sebagai kebun, part of me likes nature. Jika suatu hari saya bisa membeli kebun (kabulkanlah ya Allah), maka saya akan membuat rumah-rumahan kecil di kebun tersebut yang bisa digunakan untuk bersantai kalau sedang berkunjung.

Sisa waktu nggambas, saya manfaatkan untuk mengisi blog saya dengan tulisan yang sedang ingin saya tulis. Dan saya agak terkejut karena teman-teman di socmed banyak yang berkunjung ke blog saya dari link tulisan saya yang muncul di socmed. Tapi saya sendiri juga suka klik link yang diberikan di status orang-orang sih.

Kalau sedang nggambas dan waktunya sholat, paling enak dimanfaatkan buat baca quran atau ikut kajian kantor jika memang sedang ada jadwal kajian (biasanya walau tidak sedang nggambas, suka ikut juga kok, kajiannya bagus-bagus).

Lha sebenarnya apa kerja saya di kantor selain nggambas ? Jika semua pekerjaan saya telah berhasil saya otomatisasi, artinya waktu saya keseluruhan akan menjadi “nggambas time”. Karena itulah, saya tidak berniat meneruskan ide saya menjadi kenyataan. Separuh pekerjaan saya sudah diotomatisasi sekarang ini, kecuali masalah troubleshoot dan segala sesuatu yang berhubungan dengan networking telecommunication (tapi trouble dan pekerjaan network juga sudah jarang). Apalagi sudah semakin banyak yang ngurusi apa yang dulu sempat menjadi concern saya.

Well can’t say more about nggambas. Satu hal yang jelas adalah ke-nggambas-an ini membuat hukum kelembaman berlaku sekali kepada diri saya, seperti juga yang pernah dimuat di iklan “kalau sudah duduk lupa berdiri”. Laptop, PC, air minum, cemilan, mie instan, kursi empuk, bantal empuk, koneksi internet…semua ada ? Oke mari kita lanjutkan nggambas of this day, this nggambas Friday.

Semoga bisa memberi inspirasi kepada pembaca sekalian.Image


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s