Tes Ting Tahap 4


Alhamdulillah 1 lagi tahapan tes telah dilalui. Seharusnya judulnya bukan “Tes Ting” lagi ya karena sekarang sudah mulai serius. Peserta yang lulus tes pun sudah semakin sedikit. Dari tes tahap 3 sebelumnya yaitu tes diskusi kelompok dan wawancara, dari kelompok diskusi saya hanya 2 orang yang lolos ke tahap 4. Tes tahap 4 ini berupa tes TOEFL. Bagi peserta yang bisa menunjukkan hasil tes TOEFL atau IELTS-nya, dan diakui oleh panitia maka tidak perlu mengikuti tes toefl ini.

Tes TOEFL disini tidak seperti tes normal yang pernah 2x saya jalani. Biasanya untuk sesi grammar dan reading diberi waktu 45-60 menit (seingat saya). Tetapi kali ini untuk sesi grammar diberi waktu 25 menit dan sesi reading 55 menit. Total waktu tes adalah 2 jam 10 menit. Sehingga tidak ada waktu untuk menimbang-nimbang jawaban dan memeriksa ulang jawaban, karena waktu yang sangat terbatas (mending dari kemarin-kemarin ikut tes toefl sendiri ~.~ … Terlanjur… ).

Posisi tempat duduk ditata menjadi 3 kolom dan banyak baris, tiap cell berisi 2 orang peserta dengan 2 meja yang ditata berdekatan dan diberi alas kain (tidak cocok untuk mengerjakan LJK). Kondisi ruangan sangat dingin, tapi saya tidak menyangka akan sedingin itu karena posisi saya pas berada di bawah AC (sepertinya suhunya 17 derajat celcius). 1 jam di dalam ruangan saya langsung bersin-bersin dan badan bereaksi seperti mau flu. Posisi yang tidak menguntungkan, kedinginan dan langsung terkena gejala flu.

Seharusnya peserta masuk ruangan pukul 9 pagi, tetapi pintu dibuka sekitar pukul 9.15. Dan tes TOEFL baru dimulai pukul 10, pas waktu biologis saya ke toilet untuk buang air kecil. Seperti tes-tes sebelumnya, saya mengerjakan tes sambil menahan pipis, sekarang ditambah kedinginan dan bersin-bersin mau flu. Hal yang lucu adalah peserta yang duduk di sebelah saya rupanya bisa membuat gempa bumi lokal. Caranya adalah dengan mengarsir lembar jawaban dan menghapus dengan penuh semangat, sehingga walaupun meja kami terpisah tetapi getarannya sampai hingga ke meja saya (and it happened so many times… huffttt).

Dengan semua peristiwa tidak mengenakkan yang saya alami, Alhamdulillah semua jawaban sukses terisi menjelang menit-menit terakhir. Tapi saya mengikhlaskan apapun hasilnya nanti. Semoga keluar hasil yang terbaik untuk semua. Kata-kata mutiara untuk hari ini adalah : “rejeki tidak akan tertukar asalkan mau berusaha dan tidak malu-malu”.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s