Hidup ini indah, Being Single


Saya menulis blog saya kali ini khusus buat rekan-rekan sejawat, para wanita yang mengalami fase yang sama dengan saya. Saya seorang wanita yang berusia lebih dari cukup untuk memulai kehidupan berumah tangga tetapi masih single dan available juga sampai saat ini. Mungkin ada yang sudah ikhtiar berbagai cara tetapi belum juga membuahkan hasil (sebenarnya mau buah apa sih? Hehe). Sebagian ada yang sampai mengikuti biro jodoh, ikut berbagai macam klub, perkumpulan atau kursus agar dapat kenalan baru… Mungkin banyak juga yang ‘titip’ iklan kepada teman-teman atau saudara agar dikenalkan dengan teman-teman mereka yang masih single. Dan masih banyak lagi… Dan percayalah, saya sudah melakukan semuanya.

Pertama-tama saya harus mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada para wanita yang telah mengusahakan jodohnya dengan cara yang benar. Dengan cara yang benar artinya tidak pakai dukun atau hal-hal yang melanggar syariat agama. Salut, karena saya sendiri merasakan bagaimana susahnya, hehehe (kalau saya sih mungkin kurang keras lagi usaha dan doanya).

Setelah melalui banyak hal, saya disini hanya ingin mengatakan bahwa hidup ini indah. Saya tidak menggunakan kata ‘itu’ tetapi menggunakan kata ‘ini’, karena kata ‘itu’ identik dengan melihat orang lain (menunjuk yang lain) sedangkan kata ‘ini’ identik dengan kita (menunjuk tempat kita berada). Jadi hidup saya, hidup Anda indah, tidak peduli bagaimana orang lain memandangnya.

Bagi saya, the best things for being a single right now is to give my energy to my parents happiness, to know more people and their character, to know another side of the world, and many more. Saya menemukan begitu banyak pelajaran berharga yang tidak akan saya lupakan. Banyak suka dan banyak duka. Dari beberapa kisah duka, ternyata hikmahnya berujung suka. Misalnya saja, saya pernah sangat dekat dengan seseorang hingga saya berpikir bahwa saya akan menikah dengannya. Tetapi kenyataannya Tuhan berkehendak lain. Hikmahnya, dikemudian hari saya bisa lebih introspeksi diri dan lebih berhati-hati. Tentu saja akhirnya saya tahu kenapa Allah tidak menakdirkan saya dengan dia (bersyukur sekali). Bahkan saya perlu beberapa tahun untuk let it go dengan hal itu, saya menyebut tahun-tahun tersebut dengan ‘dark ages’. Hingga akhirnya saya belajar bagaimana itu ikhlas dan memaafkan orang lain serta diri sendiri. Dan banyak kisah suka yang sangat bermanfaat. Misalnya saya bertemu orang-orang baru dan mengenal berbagai karakter, menjelajah tempat baru dan menemukan berbagai kejutan. Ternyata… hidup ini begitu menarik.

Tidak perlu bersedih karena melihat teman-teman Anda kemana-mana bersama pasangan dan anak-anak yang lucu (walaupun sebenarnya kepingin). Anda masih bisa mencurahkan kelebihan kasih sayang yang Anda miliki kepada keluarga, keponakan, atau anak-anak yang kurang beruntung di panti asuhan. Anggap saja mereka anak-anak Anda juga. Jika Anda kemana-mana sendirian, carilah siapa saja yang seide dan enak untuk diajak berjalan-jalan atau bertukar pikiran. Lakukan hal-hal positif yang bisa Anda lakukan. Misalnya Anda suka memasak, lakukan hobby memasak Anda dan buatlah orang sekitar Anda bahagia dengan hasilnya. Anda masih diberikan anugerah sebagai single, artinya Anda masih diberikan kesempatan mencapai cita-cita dan banyak hal lain yang bermanfaat. Hidup ini simple ya?

Tentu saja, Anda tetap harus menenangkan orang tua (jika mereka masih hidup). Katakan kepada mereka bahwa Anda terus berusaha untuk mencari ‘the one’. Jangan buat mereka khawatir dengan jawaban-jawaban Anda yang bagi mereka terkesan terlalu santai dalam memandang jodoh (walaupun sebenarnya tidak demikian). Pahamilah perasaan orang tua bahwa mereka pasti menginginkan seorang menantu dan cucu-cucu, seperti halnya kita nantinya ketika menjadi orang tua.

Hidup ini indah tapi bisa dibuat lebih indah dengan mengindahkan hidup orang lain (kata ippho santosa). Mengindahkan hidup orang lain, artinya kita bisa membuat diri kita untuk berdaya guna dan bermanfaat bagi orang lain. Percayalah firman Allah “Hai orang-orang beriman barang siapa menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya dan meneguhkan kedudukannya” (QS. Muhammad : 7).

Our life is simple and beautiful ^_^
*tunggu kelanjutan ceritanya…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s