Tes Ting


Fiuhhh tes kerja terburuk sepanjang sejarah per-tes-an yang pernah saya lalui. Dari keseluruhan soal, saya hanya bisa jawab sekitar 65-75%nya saja. Bukan karena saya tidak bisa, lebih karena saya lemot mikirnya jadi agak kelamaan mikir, gak pede alias ragu-ragu dengan jawaban… Jadi pas waktu habis, soal belum semua terjawab.

Tanggal 3 februari 2012 saya tes tulis pertama bank indonesia untuk posisi PPCM (setingkat staf, bukan manager, haha). Dari 65.000 pelamar online, saya kurang tahu berapa yang dipanggil untuk mengikuti tes tulis tahap 1 ini. Yang jelas, yang tes di Surabaya kali ini ada 4 bagian, yaitu jumat pagi & siang, serta sabtu pagi & siang. Jumat pagi ini ada 2 fakultas yang dipakai untuk tempat tes yaitu fakultas hukum untuk peserta dengan nama abjad berawalan A, dan fakultas ilmu bahasa untuk peserta dengan nama abjad berawalan B-D. Sepertinya jadwal tes setelah saya, digunakan untuk nama berawalan abjad setelah D.

Pertama kali datang, saya pikir hanya saya seorang yang bakal bingung mencari ruang tes. Ternyata 99% yang hadir kebingungan mencari ruang tes mereka. Untunglah pencarian ruang tes ini ditemani seorang co yang berlari menghampiri saya karena dia juga sedang mencari ruang tesnya. Lumayan…. Ternyata ruang tes co tersebut (yang saya lupa tanya namanya, huh bodohnya saya) persis di depan ruang tes saya. Satu ruang berisi 117-an peserta.

Tes tahap pertama ini terdiri dari 3 jenis, yaitu kemampuan akademik, pengetahuan umum dan pengetahuan khusus. Tes kemampuan akademik berisi gambar-gambar, mencari kelanjutan pola gambar, bentuk bangun geometris, soal-soal bahasa, hitungan dan semacamnya. Sedangkan soal pengetahuan umum mengenai ilmu ekonomi, dan soal pengetahuan khusus mengenai bank indonesia. Karena keanehan isi tes itulah saya tidak berharap sama sekali bisa dipanggil ke tahap berikutnya. Lagipula nothing to lose.

Saya kasihan dengan beberapa peserta tes karena ada insiden ketika tes hampir berakhir. Waktu itu semua tes tahap pertama sudah dilalui, dan soal serta lembar jawaban terakhir sudah dikumpulkan, kemudian ada beberapa peserta yang menyalakan handphone padahal belum ada instruksi boleh menyalakan handphone. Karena pengawas mengetahui hal ini, nama mereka dicatat dalam catatan pelanggaran peserta tes. Entahlah apa mereka akan dinyatakan gugur atau tidak. Agak aneh sebenarnya, karena di awal tidak ada instruksi bahwa tidak boleh menyalakan handphone sebelum ada instruksi boleh, sehingga beberapa peserta beranggapan ketika tes berakhir sudah boleh menyalakan handphone mereka walaupun posisi masih berada di ruangan.

Dan ini tes terburuk sepanjang sejarah karena tidak ada konsumsi sama sekali. Tapi tujuannya sudah tercapai, mencoba peluang yang ada, dan berusaha. Kalaupun tidak lanjut ke tahap berikutnya berarti memang bukan porsi rezeki😀 . Kalau lanjut ke tahap berikutnya berarti keajaiban dan harus sujud syukur😀

ruang tes 303

ruang tes 303


2 thoughts on “Tes Ting

    1. Maaf saya sudah lupa. Selama tes, tesnya biasa saja kok tidak usah belajar gpp, lebih susah tes di pertamina. Wawancaranya harus ngerti basic2 tentang BI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s