Kota Wisata Batu, Journey To The Center of The Crowd


Tibalah hari untuk menjelalah dan memulai misi ‘bunuh diri’…

Dari penginapan villa, bisa berjalan kaki menuju wisata songgoriti / pemandian tirta nirwana. Tapi saya kok nggak tahu ya letak pemandiannya dimana (apa ya di obyek wisata yang berupa taman ?). Yang ada ya pasar wisata dan obyek wisata berupa taman-taman dan kolam renang. Pasar wisata ini menjual beberapa barang souvenir, bunga-bunga / tanaman berkebun, dan beberapa jenis hewan peliharaan seperti hamster dan burung.

di taman
di taman

Sedangkan obyek wisata yang isinya taman, didalamnya terdapat taman-taman, kolam, beberapa mainan dan fasilitas yang bisa digunakan untuk outbond. Tiket masuk ke obyek wisata ini Rp. 10.000.

@stroberi
@stroberi

Jika Anda ingin berkeliling lagi di daerah songgoriti, bisa ke daerah payung, tapi kami skip karena transport yang susah dan jarak yang lumayan. Daerah payung ini terletak di bukit yang lebih atas lagi dari obyek wisata yang kami sebutkan sebelumnya. Disana Anda bisa bersantai sambil menikmati jagung bakar.

Berhubung angkot yang melewati songgoriti ini hanya 1 jenis saja, maka kami ikut saja kemana angkot ini pergi. Untunglah sebelum pergi, teman saya berinisiatif untuk membeli peta kota batu (Rp 19.000). Di dalam angkot, kami mereview tempat yang kami lewati dan mencocokkannya dengan peta. Sopir angkot getol sekali untuk menawari kami jasa menuju ke tempat tujuan wisata lainnya seperti payung, jatim park, dan BNS dengan harga Rp 30.000 untuk 1x jalan. Berhubung kami belum tahu jauh dekatnya jaraknya, akhirnya kami menolak tawaran tersebut, selain juga karena harganya yang cukup mahal (maklum tidak piawai menawar).

Sesampainya di pusat kota, dekat club bunga, mulai terjadi kemacetan. Sebenarnya tujuan kami adalah ke terminal. Berhubung sopir angkot menolak meneruskan perjalanan dikarenakan macet, akhirnya kami turun dan berjalan menuju ke arah jatim park 1. Dari jalan imam bonjol bawah, kami menyeberangi jalan sultan agung ( dan mampir sebentar ke kantor camat, numpang ke toilet :p ), dan menuju jalan imam bonjol atas, terus saja mendaki ke atas.

sepanjang jalan imam bonjol atas
sepanjang jalan imam bonjol atas

Sepanjang perjalanan, kita bisa menemukan beberapa hotel dan villa yang bisa disewa. Bahkan beberapa hotel bisa ditemukan di web. Perjalanan ini kira-kira 5 km. Akhirnya sampailah di parkiran jatim park 1. Masuk saja melewati parkiran ini untuk ke lokasi jatim park 1. Oya, disini ada bakso yang lumayan rasanya di depot galeria yang ada dalam gedung bertuliskan “OOCN”, hehehe.

Dari jatim park 1, Anda bisa teruskan wisata ke jatim park 2 atau yang lebih dikenal dengan “Batu Secret Zoo” dengan menaiki shuttle gratis.

shuttle
shuttle

Shuttle gratis ini bolak-balik jatim park 1 dan 2 setiap saat ada orang yang hendak kesana, jadi tidak ada jam khusus keberangkatan, asal ada mobil shuttle parkir, langsung naik saja. Kemudian dari jatim park 2, Anda bisa berjalan kaki menuju ke BNS. Jarak jatim park 2 dan BNS hanya sekitar 500m saja.

Kami hanya masuk ke jatim park 2 (penghematan dan karena kaki gempor habis jalan ke jatim park 1), dengan tiket masuk ke “Batu Secret Zoo” saja Rp 65.000. Jika terusan ke musim satwa menjadi Rp 75.000.

Sebenarnya memutuskan pergi ke obyek-obyek wisata di Batu  ini adalah misi ‘bunuh diri’. Kenapa ? Karena disinilah tujuan para wisatawan lokal jawa timur, bahkan dari luar jawa timur seperti Bandung dan Jakarta.

lautan manusia @Batu Secret Zoo
lautan manusia @Batu Secret Zoo

Apalagi saat ini sedang libur panjang. Kok tahu ? Terlihat dari mobil-mobil dan bus-bus di parkiran dan yang ‘berkeliaran’ di jalan. Karena itu jika ingin tahu bagaimana keramaian berhaji, mungkin ada baiknya Anda kesini sewaktu liburan panjang seperti liburan imlek kali ini. Bisa jadi miniatur haji. Orang-orang tua, remaja, bayi pun ada, lengkap. Dan tidak ada space beberapa meter yang kosong tanpa ada manusia disana, fiuhhh😀 . Lautan manusia tampak dimana-mana, kemana saja mata memandang.

Dan Anda bisa melaksanakan sholat di jatim park karena memang disana disediakan musholla. Tapi jika Anda ingin suasana ibadah yang tenang, Anda bisa ke masjid agung yang berada di seberang alun-alun kota. Sekaligus Anda bisa ikut bersama warga kota Batu bersantai ketika weekend di sekitar alun-alun tersebut. Tapi ingat, angkot berwarna hijau hanya ada sampai pukul 19.00 saja.

(End part 2)


2 thoughts on “Kota Wisata Batu, Journey To The Center of The Crowd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s