Nasi kebuli dan gule kambing terenak di dunia


Nasi dan gule khas arab memang tidak sama dengan masakan jawa. Jadi rasanya tidak afdhol kalau yang masak bukan orang arab asli (sugesti). Kalau di negara-negara tetangga, bukan hanya orang arab yang pandai memasak makanan khas arab, tetapi orang india juga jagonya. Jadi, di kedai-kedai pusat kota, di mall, penyedia masakan halal adalah orang-orang india. Kalau di kampung arab, baru ada orang arab yang jual makanan.

Ngomong-ngomong tentang nasi kebuli dan gule kambing, saya pernah merasakan yang paling enak sedunia. Waktu itu teman saya yang keturunan arab membawa masakannya ke pertemuan liqo (semacam perkumpulan pengajian dengan jumlah orang terbatas) pekanan. Ketika liqo akan dimulai, kami semua yang hadir diminta untuk mencicipi masakannya. Dan itulah nasi kebuli dan gule kambing khas arab pertama yang saya makan, dan (menurut saya) rasanya paling enak sedunia. Paling enak, karena saya belum pernah makan nasi kebuli dan gule kambing khas arab sebelumnya. Dan saat itu rasanya saya belum pernah merasakan masakan seenak itu. Nasi kebulinya kaya rempah-rempah tapi tidak terlalu panas di lidah dan gule kambingnya super empuk tanpa aroma kambing sama sekali, serta rasanya enak dan kaya bumbu tapi light (tidak berat dan tidak bikin eneg…hmmm susah mengungkapkan). Alasan kedua adalah karena saya sedang dalam kondisi kelaparan…sekali, maklum anak kuliahan kere (dan sayangnya nggak kece). Dulu waktu masih jadi asli kere memang tidak pernah wisata kuliner, saya hanya kenal nama makanan saja. Terlebih ketika jadi mahasiswa, uang saku hanya cukup untuk naik bemo…. Wah curcol nih :p

Sampai sekarang pun, rasanya tidak ada nasi kebuli dan gule kambing yang lebih enak dari yang pertama saya makan. Sensasinya tak terlupakan, hehehe. Masih berharap teman saya itu membuat nasi kebuli dan gule kambing lagi seperti yang dulu, dan kali ini khusus untuk saya makan…huehehe… (Sambil berdoa, semoga orangnya baca blog saya, aamiin). Dulu rencananya dia hendak buka warung makanan arab, tapi tampaknya niatnya belum kesampaian, maklum juga krucilnya banyak. Kalau nyoba buat sendiri sepertinya agak susah karena komponen bumbu-bumbunya susah didapat di pasar-pasar terdekat. Jadi harus ke supermarket, itupun juga masih kurang lengkap bumbunya. Beda dengan di singapura, di mustafa center dijual lengkap bumbu dapur dari A sampai Z, termasuk bahan-bahan untuk membuat masakan arab.

So, Kalau ditanya masakan arab yang paling enak? Tentu saja buatan teman saya… (Atau buatan ibunya ya???, hehehe, mungkin fifty-fifty lah :D)

Sent from my BlackCat, powered by Indosat’s Strong Signal


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s