Reflection 27


Hari ini 27 tahun yang lalu, nanti malam saya akan lahir ke dunia dari rahim seorang wanita berumur 31 tahun, dialah ibu saya. Awalnya memang kehamilan ibu saya tidak direncanakan, tetapi nyatanya saya membandel ingin tetap berada di rahim ibu. Mungkin waktu itu saya penasaran ingin tahu bagaimana dunia di luar sana. Sepertinya sesuai juga dengan sifat saya sekarang, suka penasaran dengan sesuatu yang baru bahkan yang masih ada dalam pemikiran manusia.

Tahun ini memang istimewa karena angka-angka 1 terkumpul di hari ini, tanggal 1 Agustus bertepatan dengan 1 Ramadhan 1432 H. Pada hari ini saya mulai 1 detik umur saya di dunia, 1 tarikan nafas, 1 kerjapan mata, 1 tangisan, 1 gerakan pertama saya di dunia. Suatu momen yang luar biasa. Hari ini juga sangat istimewa karena saya masih melewatkan pertambahan usia ditemani ayah ibu tercinta, kakak-kakak, keponakan dan ditambah 2 kucing yang lucu. Saya sangat bersyukur karena melewatkan ultah kali ini dengan keluarga, jumlah lengkap, dan semua dalam kondisi sehat wal afiat tak kurang suatu apapun. Oya, tak lupa syukur saya ucapkan karena Allah telah memberi saya sahabat-sahabat, teman-teman baik yang ada disekitar saya. Tetapi yang tidak istimewa adalah belum adanya pencapaian berarti setelah 27 tahun saya hidup di dunia dibandingkan dengan apa yang telah dicapai Rasul atau sahabat pada umur yang sama. Mengapa membandingkan dengan mereka? Karena dilihat dari sudut pandang manapun, tidak ada panutan ideal selain Rasul dan para sahabat. Rasul dan sahabat adalah contoh nyata manusia-manusia yang sukses dunia dan akhirat, sukses di segala bidang ( how awsome they are ). Contohnya sudah jelas, jalannya pun sudah jelas, hanya kembali kepada kita, apakah kita tahan dengan prosesnya atau tidak, begitu kalimat penguatan yang sering diberikan mentor-mentor di sekitar saya.

Baru 1 minggu yang lalu saya memiliki dream book. Mmm… Telat memang, tapi lebih baik daripada tidak punya, hehe. Dari dream book itu saya tertegun betapa jauh pencapaian saya saat ini dibanding yang saya tempel disitu. Padahal apa yang saya canangkan sudah banyak dicapai oleh orang lain. Sedih, karena belum bisa banyak berkontribusi baik bagi keluarga maupun masyarakat. Sedih karena belum bisa mengabulkan pengharapan orang tua, salah satunya agar bisa segera berganti status. Tapi it’s oke, paling tidak saya masih punya beberapa hal yang bisa dibanggakan orang tua saya dan bisa sedikit membahagiakan mereka.

Faktanya, apa yang saya dapatkan hari ini adalah cerminan apa yang telah saya usahakan selama ini. Kecil besarnya pencapaian saya hari ini adalah cerminan dari seberapa keras dan seberapa cerdas upaya saya. Dan semua kebaikan yang saya dapatkan hari ini adalah cerminan dari seberapa besar penghambaan saya kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam. Semoga momen Ramadhan ini bisa membantu saya untuk ber-azzam menggapai semua cita, cinta dan asa.

Tahun ini banyak sedihnya, banyak cobaannya. But hey, ternyata lebih banyak karunia-Nya. Lebih banyak bersyukurnya kok. Terimakasih juga kepada semua keluarga, sahabat dan teman-teman atas semua doa-doa indahnya di hari ulang tahun saya ini.

Anyway, bytheway, I’m Happy to have Birthday this Monday ^_^

Sent from my BlackCat, powered by Indosat’s Strong Signal


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s