Bawah laut itu indah ? Percayai fakta !


Kata orang bawah laut itu indah, apalagi di laut dalam. Semakin kita menuju ke dalam akan semakin menakjubkan, begitu katanya. Dan memang saya sudah sering melihat di televisi tentang keindahan bawah laut. Tetapi selama ini saya belum 100% percaya bahwa bawah lautan benar-benar seperti yang terlihat di televisi, karena saya belum pernah sekalipun “flying under the water”. Kata ayah-kayanya Robert T. Kiyosaki (kurang lebih seperti ini) : percayai fakta, bukan opini.

Bagaimana saya akan tahu indahnya bawah laut kalau saya tidak bisa menyelam? Jangankan menyelam atau berenang, melihat laut saja saya takut (bukannya merasa kagum seperti kebanyakan orang). Melihat kumpulan banyak air yang tergenang membuat saya ngeri.

Seperti itulah seseorang menganalogikan. Bagaimana saya tahu indahnya bawah lautan kalau saya tidak pernah pergi kesana? (Dalam hal ini tentu saja dianalogikan suatu perbuatan yang membawa kebaikan). Saya berkata bahwa bukan hanya tidak bisa berenang, tetapi saya tidak tahu dengan yakin ada apa saja di bawah sana. Saya tidak yakin saya bisa berenang seperti orang-orang. Saya juga tidak yakin bahwa saya tidak akan bertemu halangan rintangan, bahkan ikan hiu yang bisa memakan saya hidup-hidup. Saya tidak tahu bahwa apa dikatakan tentang lautan itu benar, walaupun saya tahu bahwa perlengkapan, sistem pembelajaran yang kalian ciptakan telah membantu ratusan orang bahkan mungkin ribuan orang untuk melihat indahnya bawah laut. Maka seseorang itu hanya berkata, percayakah kamu kepadaku? Kalau di bawah laut itu penuh kebohongan, pasti saya tidak akan berada disini sekarang. Ya, saya memang percaya, apalagi kita sebelumnya sudah masuk ke sebuah sistem yang mengajarkan akan nilai-nilai kejujuran yang tinggi.

Saya melihat begitu menyenangkannya anak-anak kecil di kolam renang. Mereka tidak bisa berenang, tapi mereka bisa cepat belajar melebihi saya yang dipenuhi bayangan hal-hal buruk. Mereka asik saja bermain-main di air. Saya tahu teorinya, sedangkan anak-anak kecil itu hanya ikut-ikutan nyemplung saja dan coba-coba berenang di pinggir, tidak peduli bagaimana itu teori berenang. Ingin rasanya kembali memiliki mindset seperti anak-anak kecil dalam hal belajar.

Seseorang yang lain pernah berkata “Bagaimana Anda mau sukses kalau Anda tidak punya knowledge ? Bacalah buku!”. Ada juga jargon sebuah iklan “talkless, do more!”. Dan hari ini saya membaca cuplikan kata-kata SUPER pak Mario Teguh :
“Jika Anda tidak ingat semua nasehat keberhasilan,
ingatlah dua hal ini saja:

Jika Anda ingin sama,
samalah dengan yang hebat.

Dan jika Anda harus berbeda,
berbedalah dari yang buruk.” Dan digabungkan dengan nasehat beberapa orang. Maka akan kita temukan sebuah formula dahsyat :
Perbanyak knowledge untuk bisa mengenali fakta. Perlebar pandangan pikiran terhadap semua hal baik yang mungkin terjadi (karena memang segala sesuatu itu mungkin). Segera bertindak dengan menduplikasi orang-orang baik yang telah sukses. Banyak memberi semampu kita. Lalu lihatlah apa yang terjadi.

Saya sudah membaca. Saya sudah mempelajari. Saya sudah bingung bahkan sempat dongkol karena sudah sering diajak oleh beberapa orang untuk masuk ke lautan yang berbeda (yang menurut saya itu tindakan bunuh diri). Tapi sekarang saya sudah menentukan. Sekarang saya siap belajar berenang dan menyelam. Saya sudah menentukan dari semuanya, mana laut yang akan saya jelajahi dan dengan siapa saya akan pergi. Saya akan membuktikan. Saya akan mencari fakta keindahan bawah lautan yang sering mereka katakan.

Sent from my BlackCat, powered by Indosat’s Strong Signal


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s