Trip to bangkok – final day


Hari terakhir telah tiba…

Hari terakhir yang penuh dengan kenangan istimewa, berada di surga belanja sampai hampir ketinggalan pesawat.

erawan house

Pagi hari kami check out dari penginapan kemudian menitipkan tas-tas kami di sana. Enaknya disini kami tidak perlu membayar biaya titip.

Hari ini kami berkeliling pasar chatuchak. Sebuah kompleks perbelanjaan yang sangat luas dan lengkap, rasanya cocok untuk disebut surga tempat belanja. Mulai dari suvenir, perak, sutra, kerajinan tangan, batu, dan lain-lain. Di pasar ini saya sempat bertemu orang jakarta yang ternyata akan kulakan. Kemudian di musholla, kami bertemu dengan seorang muslimah asli bangkok. Disini mushollanya memang kecil tetapi ber-AC dan cukup nyaman. Rasanya tidak akan puas kalau cuma sehari kesini.

Dari chatuchak, kami kembali ke penginapan untuk mengambil barang-barang kami. Kemudian kami naik taxi menuju ke stasiun sky train phaya thai, karena dari sini terdapat sky train express line menuju ke airport dengan waktu tempuh hanya 17-20 menit. Awalnya supir taxi sempat beberapa kali menawari kami untuk ke bandara menggunakan jasa taxinya dengan hanya membayar 400 THB tanpa biaya tol. Tetapi dengan tegas saya menolak, karena di sini jalanan tidak bisa diduga akan lancar atau macet.

Setelah beberapa saat terjebak macet, tibalah kami di stasiun phaya thai. Dengan naik express line kami tiba di airport sekitar pukul 18.00. Segera setelah kami tiba di airport, kami langsung cek in. Pesawat kami flight pukul 19.45, sehingga kami memutuskan untuk sholat dahulu disini. Tetapi karena salah perhitungan, kami baru antri di immigration check setengah jam sebelum flight. Padahal saat itu antrian sangatlah panjang. Terus terang saya shock pada waktu itu. Bagaimana caranya kami bisa flight tepat waktu jika antrian sepanjang ini. Saat itu petugas imigrasi hanya kira-kira 10 orang. Mau tak mau kami harus meminta maaf dan memohon kebaikan orang-orang yang antri pada saat itu untuk mempersilahkan kami cek imigrasi terlebih dahulu. Cek imigrasi dan pemeriksaan berlangsung 15 menit sehingga masih ada waktu 15 menit lagi untuk berlari menuju ke Gate.

Tanpa membuang waktu, kami berlari membawa koper-koper ke arah Gate. Dan sungguh tidak disangka bahwa jarak antara pos immigration check dan Gate airasia sangatlah jauh. Jaraknya saya misalkan dari kampus B Unair menuju ke togamas petra. Benar-benar sangat jauh, tidak hiperbolis. Kaki saya rasanya mau copot.  Selama 15 menit kami tidak sedikit pun berhenti berlari sambil bertanya-tanya kapan bertemu dengan Gate.

suvarnabhumi airport

Alhamdulillah perjuangan kami tidaklah sia-sia. Pukul 19.45 tepat kami tiba di Gate dan langsung masuk ke pesawat sambil berkeringat dan ngos-ngosan… fiuhh kapok deh. Tips saja, agar Anda langsung melakukan immigration check 2 jam sebelum flight.

Dan begitu kami memasuki pesawat, mesin langsung menderu tanda sedang dipanaskan dan siap berangkat. And we’re flight to home sweet home… See you bangkok…

Di dalam pesawat langsung tak tertahankan lagi hasrat untuk tidur. Selama 3,5 jam di pesawat, sebagian besar waktu itu saya habiskan dengan tidur.

Pukul 22.30 sampailah kami di Juanda, alhamdulillahi rabbil ’alamiin…

Pukul 01.00 sudah sampai di rumah, dan segera beristirahat karena jam setengah 9 harus sudah sampai di kantor.

 

This is end of my journey to bangkok, i hope i’ll get another free ticket to abroad to continue my journey ^_^

And until now, I still few time dreaming about my journey to Bangkok…. Hmmm sweet dream


One thought on “Trip to bangkok – final day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s