dengarkan kisahku… (2)


Ketika memasuki Taman kanak-kanak, Agustin sudah terlihat berbeda dari teman-temannya yang lain. Ketika di sekolah, dia lebih suka menyendiri dan melakukan yang disukainya. Tetapi diluar sekolah dia masih suka bermain bersama teman-temannya. Masa taman kanak-kanak merupakan masa sekolah yang tidak akan pernah dia lupakan, menyenangkan karena cerita perjuangan hidupnya bahkan belum dimulai. Ketika memasuki sekolah dasar, dia menjadi pusat perhatian. Gadis kecil itu pendiam, tidak nakal dan pintar, membuatnya menjadi idola para guru. Tetapi sampai saat itu pun, gadis kecil itu hampir tidak pernah bisa mendapatkan mainan seperti anak-anak seusianya, karena orangtuanya tidak mampu untuk membelikannya. Bahkan mainan semacam plastisin berwarna-warni atau balok-balok pastik pun tidak bisa dia miliki.

Pada saat itu, kakaknya yang ketiga sudah memasuki sekolah menengah umum. Ibunya bercerita bahwa kakaknya anak yang pandai sehingga bisa masuk SMP dan SMA Negeri. Ibunya berkata bahwa beliau bangga memiliki anak yang pandai. Ibunya pun menyemangati dia agar dia bisa mengikuti jejak kakaknya dan bersekolah setinggi-tingginya hingga sampai ke perguruan tinggi favorit di kotanya.

Pikiran gadis kecil itu menerawang, itulah pertama kalinya dia membayangkan masa depan, dia membayangkan dunia. Jauh sekali diluar sana, ternyata dia bisa menemukan dunia yang menarik. Perlahan dia memiliki cita-cita yang tumbuh dalam hatinya. Dia ingin seperti kakaknya, bahkan  dia ingin lebih darinya. Dia ingin sukses, dia tidak ingin miskin seperti ayahnya, dan dia ingin menjadi kebanggaan ibunya. Dalam dirinya ada sedikit bisikan yang mengatakan kalau harapannya itu sangat sulit tercapai. Sebab belum tentu dia sanggup bersaing dengan anak-anak lain yang lebih pandai, terlebih lagi belum tentu orangtuanya mampu menyekolahkannya sampai ke perguruan tinggi. Tetapi dia tidak peduli, dia singkirkan bisikan itu. Harapan dalam dirinya menggerakkan dia untuk tetap berusaha.

(bersambung)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s