hari pertama di titik nol…


Ampuun, baru hari pertama dah jalan segini jauh… Kaki rasanya mau putus, gak sanggup sudah… Hosh hosh…

Hari pertama… Menuju titik nol. Menggunakan seragam lengkap dan membawa tas ransel (kurang lebih seberat 5kg) yang sudah disiapkan sehari sebelumnya, kami ber-24 berjalan dari mess menuju titik nol. Titik nol kami adalah sebuah stasiun bumi (berisi satelit-satelit penerima sinyal dari satelit palapa) yang jaraknya jauh minta ampun, ditambah medan yang berbukit-bukit, jalanan naik turun dan menikung membuat kami semakin kelelahan. Berjalan jauh akan terasa lebih enteng jika kita memakai sepatu olahraga atau sepatu ringan yang didesain untuk perjalanan jauh. Tetapi kami berjalan jauh memakai sepatu bot tentara!!! Jangankan cocok buat perjalanan jauh, bentuknya sama sekali tidak ergonomis, tidak elastis dan jangan ditanya beratnya…berat minta ampuunn… Alhasil hari pertama berjalan jauh dengan memakai sepatu itu adalah lecet-lecet perih yang menyiksa kaki, bahkan ada yang kukunya sampai lepas, OMG, LOL.

Sehari sebelumnya…
Kami diberi perlengkapan baju, tas ransel dan sepatu. Semua bedge, kancing pada baju dan celana medan harus dipasang rapi. Tidak boleh ada satu kancing pun yang lepas atau hilang, kalau ada yang hilang atau lepas akan mendapatkan hukuman dari pelatih. Semua perlengkapan harus dimasukkan ke dalam tas ransel masing-masing. Kami harus mempersiapkan diri untuk jangka waktu yang tidak diketahui. Semua perlengkapan harus sudah masuk ke dalam tas ransel yang imut itu.
Besok pagi sampai siang adalah acara perkenalan pelatih dengan para calon siswa. Sore itu calon siswa melakukan penjelajahan dan berbagai aktivitas fisik. Sebagai puncak acara sore itu, peserta ditutup mata dan diinstruksikan memasuki sebuah sungai (yang belakangan akhirnya diketahui sebagai parit kecil, hahaha). Kemudian kami semua disahkan menjadi siswa dan mendapatkan nama panggilan selama menjadi siswa.

Setelah pengesahan siswa, acara dilanjutkan dengan ibadah dan makan malam. Acara makan pertama ala militer. Makan tidak akan sempat mengunyah, tidak ada yang boleh bersuara, makan yang datang ke mulut dan bukan sebaliknya, dan yang paling penting tidak boleh ada makanan yang tersisa. Kami makan dengan duduk melingkar. Kebetulan disebelah saya berdiri kapten dari para pelatih kami. Tiba2 tanpa bisa ditahan, saya sendawa sampai semua orang dengar. Pak kapten bertanya, siapa yang sendawa. Mau tak mau saya acung tangan, sambil dalam hati berdoa semoga nggak dihukum. Untungnya kapten agus hanya bilang, “kamu kecil badannya kalau sendawa kenceng”…hyaaaa glodak, kirain mau dimarahin.

Setelah makan malam, kami semua berbaris dan melakukan perjalanan ke arah titik nol. Dikira jaraknya manusiawi, ternyata ya Allah ya rabbi jaraknya ditempuh dalam 2 jam berjalan kaki. Karena ini hari pertama kami, maka wajarlah jika badan ini langsung syok karena langsung tancap gas.

Setelah merasakan perjalanan seperti jalan kaki tak berujung, sampailah kami di stasiun bumi…keren…stasiun bumi di malam hari. Tapi kebahagiaan tidak berlangsung lama. Tiba di depan pos security, jalan jongkok kemudian merayap untuk masuk ke dalam stasiun bumi. Dan tidak ada toleransi untuk menunggu yang lambat, semua harus bergerak cepat…

Kami kemudian berlari menuju ke arah lapangan seluas lapangan sepak bola yang disana sudah berdiri tenda-tenda. Setelah sedikit pengarahan, kami diijinkan untuk beristirahat. Saya memilih tempat tidur (tempat tidur seperti ketika tentara perang, terbuat dari terpal) yang lokasinya dekat jalan masuk tenda, tujuannya agar cepat keluar ketika sirine berbunyi. Anyway, sudah capek, tidak tahan lagi, kami semua akhirnya tertidur. Tidur malam pertama di titik nol, di salah satu puncak tertinggi di jatiluhur, dengan udara yang begitu menggigil, tanpa selimut.

Tapi kami semua menyadari, ini belum apa-apa….

(To be continued)

Posted from my BeBe Caca®. Powered by matrix indosat


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s