alice “the white queen’s knight”, the choice is yours


— sekilas tentang alice —

Alice adalah seorang gadis keturunan bangsawan dan telah berumur 19 tahun. Pada saat itu, seorang gadis yang telah berumur 19 tahun diharuskan untuk menikah. Seorang bangsawan diharuskan menikah dengan kalangan bangsawan juga. Pagi itu keluarganya mengadakan sebuah pesta yang tidak dia ketahui tujuannya. Ternyata pesta itu adalah pesta yang dipersiapkan untuk pertunangan alice.

Ketika acara dimulai, alice belum sanggup untuk menyatakan kesediaannya untuk bertunangan, sehingga dia meminta waktu beberapa saat untuk berpikir. Pada saat yang sama dia melihat kelinci yang bernama McTwisp  yang mengantarkannya pada sebuah lubang kelinci dibawah pohon. Ketika dia mengintip dalam lubang itu, dia terjatuh dalam sekali dan mengantarkannya pada underland. Dia memasuki underland ketika berhasil mengecilkan tubuhnya dan memasuki sebuah pintu menuju negeri tersebut.

Semua penduduk negeri underland mempercayai sebuah ramalan bahwa suatu hari akan datang seorang gadis bernama Alice yang akan menggulingkan kekuasaan Red Queen Iracabeth.

Di underland dia berteman dengan Mad Hatter (Johnny Depp), Si Kembar Tweedledee dan Tweedledum (Matt Lucas), dan kucing yang bisa menghilang Cheshire Cat (Stephen Fry). Teman-temannya tersebut telah menunggunya kembali setelah bertahun-tahun yang lalu dia pernah menyelamatkan underland. Tetapi alice tidak ingat bahwa dia pernah ke tempat itu.

Ramalan kalender underland mengatakan, pada frabjous day, alice akan mengalahkan monster jabberwocky yang berbentuk menyerupai naga. Ketika monster ini dikalahkan, maka berakhir juga kekuasaan Red Queen.

Alice tidak mempercayai ramalan itu dan tetap menganggap bahwa semuanya adalah mimpi. Sampai suatu hari dia dipertemukan dengan White Queen. White queen membutuhkan seorang ksatria, dan dia berharap ksatria itu Alice, karena ramalan mengatakan hanya dia yang bisa mengalahkan jabberwocky. White queen berkata kepada Alice : “Kau tidak bisa menjadi yang orang-orang inginkan. Tapi keputusan itu harus datang dari dirimu sendiri”. Di istana white queen, alice bertemu kembali dengan ulat bijak yang bernama absolum yang memberinya nasehat dan mampu membangkitkan semangatnya. Ternyata alice mampu mengingat bahwa dulu dia pernah ke underland dan menyebutnya sebagai wonderland.

Frabjous day yang ditunggu pun akhirnya tiba. Alice pun mantap memakai baju zirah dan mendampingi White queen. Red queen dan White queen bersama pasukan mereka bertemu di sebuah lapangan pertempuran yang berbentuk papan catur. Pada pertempuran itu, susah payah alice melawan jabberwocky sampai akhirnya dia berhasil memenggal kepala monster itu.

Dengan matinya jabberwocky, penguasa underland dikembalikan ke White queen. Alice pun kembali ke dunianya dan berani untuk mengatakan keinginannya. Dia pun memberi nasehat-nasehat kepada orang-orang disekitarnya.

—0o0—

Di kehidupan nyata mungkin kita sering mengalami cerita yang sama dengan alice. Kita sering dihadapkan pada harapan-harapan keluarga, teman, atasan, maupun harapan kita sendiri.

Beberapa harapan orang lain terhadap diri kita mungkin kita anggap terlalu tinggi. Tetapi seperti halnya Alice, kita bisa memilih jalan hidup kita untuk bisa menjadi seperti harapan orang-orang disekitar kita, selama harapan itu menghasilkan kebaikan bagi semua. Ketika kemantapan dan keyakinan itu ada, menjadi apapun adalah mungkin, dengan seizin Allah. Atau sebaliknya, kita juga harus bisa menyatakan keberatan terhadap harapan orang yang bertentangan deng kita ( seperti Alice yang menolak ditunangkan ). Intinya, menjadi atau tidak menjadi yang seperti orang lain harapkan haruslah memberi dampak kebaikan bagi semua, dengan tidak menghancurkan/mengorbankan harapan dan keinginan diri kita sendiri.

Kita tetaplah yang menentukan arah kemana kita akan pergi (dalam konteks berikhtiar).

—0o0—

Copas (http://andimuhammadaliblogs.blogspot.com/2010/07/takdir-dan-ikhtiar-menurut-jalaluddin.html)

Dalam salah satu keterangan tentang taqdir dan ikhtiar (percakapan diantara binatang rimba dan singa), pada suatu hari terjadilah pertukaran pikiran diantara binatang-binatang itu dengan seekor singa.

Binatang itu berkata kepada singa, “Apakah yang lebih baik dari pada menyerah? Coba lihat berapa banyak orang yang lari dari suatu bencana, buat menemui bencana baru? Berapa banyak orang yang ingin melepaskan diri dari kejaran seekor ular besar, ditempat persembunyiannya itu dia pun ditunggu oleh seekor naga besar. Lihatlah raja Fir’aun, dibunuhnya beribu-ribu anak bayi laki-laki, padahal yang sangat ditakutinya itu adalah anak yang dipeliharanya di dalam rumahnya sendiri.

Pandangan mata kita ini sebenarnya adalah buta, yang sebenarnya melihat adalah Allah. Mata itu lebih baik kita fana’kan saja dalam pandangan kekasih kita, yakni Tuhan. Pandangan Tuhan lebih baik menjadi pengganti pandangan kita, karena dalam pandangan-Nyalah tersimpan segala yang kita kehendaki. Lihatlah seorang anak kecil yang didukung ayahnya diatas pundaknya. Nanti apabila dia telah menjadi dewasa, dia pun turun dari pundak ayahnya dan berjalan dengan kedua kakinya. Sejak itulah dia akan ditimpa oleh bermacam-macam kesusahan dan penderitaan hidup.

Singkat cerita…

Singa menjawab, “Memang perkataanmu itu benar sebagian, tetapi apakah engkau tidak ingat bahwa Tuhan menjadikan hamba-Nya itu menyandarkan tangga di hadapan hidup kita? Apakah guna tangga itu tersandar, kalau bukan untuk kita naiki? Kita mesti naik setingkat demi setingkat. Kita harus mensyukuri nikmat mata, tangan, kaki dan lain-lain yang disertakan Allah kepada kita. Ketahuilah bahwa hendaklah hidup dengan bertawakkal dan beramal. Ketahuilah bahwa hidup adalah rantai yang sambung menyambung. Selama diberi kesempatan hidup, selama itu pula menghadapi perjuangan. Oleh sebab itu, kita harus memohon pertolongan Allah untuk beramal dan berjuang agar perjuangan kita berhasil.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s