sedikit hal tentang muslimah dan menikah


Setelah membaca beberapa tulisan, akhirnya jadi setuju beberapa nasehat tentang muslimah dan menikah. Berikut ini yang saya rangkumkan :

1. Jangan memutuskan menikah hanya karena ‘ingin’, sementara banyak hal yang belum disiapkan. Merasa siap, padahal sebenarnya itu hanya perasaan ‘ingin’ dan kenyataannya memang belum mempersiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi kehidupan rumah tangga.
Dalam kultweet salim A fillah #Nikah. Saya menikah umur 20 tahun. Bukan terburu-buru. Karena saya mempersiapkan diri sejak umur 15 tahun. Beda lagi dengan seseorang yang berumur 30 tahun, tetapi mempersiapkan diri untuk menikah umur 29,5 tahun. Itu yang dikatakan terburu-buru.

2. Jika sudah mempersiapkan diri, dan belum ada jodoh yang datang. Bersabar, berusaha dan berdoa. Karena jodoh hanya Allah yang mempertemukan. Tetap memperbaiki diri, dalam rangka beribadah kepada Allah. Tidak akan rugi jika manusia senantiasa memperbaiki diri menjadi lebih baik. Walaupun jodoh tidak segera datang.

3. Jika sudah banyak tawaran datang, tapi masih merasa belum siap. Harus dicari pokok permasalahannya mengapa masih merasa belum siap?
Apakah memang belum membekali diri dengan ilmu? Jika demikian segera cari pasokan ilmunya. Atau ketika seseorang yang mengajukan diri adalah orang lain, maka seorang muslimah itu akan siap (walaupun tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan)? Jika begitu, maka harus segera membersihkan hati dari virus-virus merah jambu. Jika merasa belum bisa ikhlas menerima keadaan calon-calon yang diajukan, misal masalah penghasilan yang pas-pasan, pendididikan, dll sehingga sering menolak, maka harus juga disiapkan diri untuk belajar ikhlas. Walaupun memang tidak salah untuk berharap mendapatkan yang sesuai dengan kriteria.
Murobbi menasehatkan : “Sesungguhnya keihlasan dan kesyukuran itu sebanding dengan keimanan.”

Footnote :

“Aku heran dengan orang yang tidak mau mencari kekayaan dengan cara menikah. Padahal Allah berfirman : Jika mereka miskin, maka Allah akan membuat mereka kaya dengan KeutamaanNya,” kata Umar bin Khattab RA.

Wanita yang keji, adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita yang baik. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik….” (QS An-Nuur: 26)

Seorang laki-laki yang sholih akan membawa kehidupan seorang wanita menjadi lebih baik, baik di dunia maupun kelak di akhirat .

—semoga bermanfaat—

Posted from my BeBe Caca®. Powered by matrix indosat


2 thoughts on “sedikit hal tentang muslimah dan menikah

  1. aku gak pernah nyangka bahwa aku akan menikah di atas usia 27 tahun
    hehe
    tahun ini aku 27 tahun dan belum menikah
    entah akan tiba di saat aku 28 atau 29 atau ….
    tapi, aku sih yakinnya Tuhan tahu kapan waktu yang pas buat aku
    berharapnya sih selekasnya aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s