i choose


Because you never know where life is gonna take you and you can’t change where you’ve been. But today, I have the opportunity to choose.

 ——————————————————————————————-

Sedikit ditambah bumbu ini, sedikit ditambah bumbu itu… Dicicipi dulu… enak apa tidak ? Kalau enak, alhamdulillah bisa dinikmati, dibagi-bagi. Kalau tidak enak, alhamdulillah kalau ada yang mencicipi dan mau menghabiskan. Worst case jika rasanya benar-benar ‘plain’ dan bahkan tikus pun tidak mau, maka hasilnya dibuang. Suka duka belajar masak. It’s a one way ticket, but it’s okay cause we can try it later. Berbeda dengan belajar menjahit, salah sedikit masih bisa dipermak. Diperbaiki saja dibagian yang kurang sempurna, dan voila… jadi deh… ^_^

Terkadang penentuan keputusan dalam hidup hampir sama dengan pengambilan keputusan dalam rangka belajar memasak. Bedanya, kalau belajar memasak gagal, nanti atau besok masih bisa mencoba untuk membuat lagi masakan yang sama. Sedangkan kalau pilihan hidup, terkadang benar-benar one way ticket dan pilihan yang tidak bisa direvisi. There is no way to turning back. Kalau orang jawa bilang “tidak bisa balik kucing” dan saya bahkan juga tidak boleh mengatakan kata favorit saya yaitu “bijim” alias pause, saya ijin sebentar meninggalkan lapangan permainan.

Dalam memasak dan dalam hidup, sudah ada resep dan tuntunannya masing-masing. Kalau waktu memasaknya mengikuti resep dan caranya dengan benar, insyaAllah 99% hasilnya enak, bahkan bisa lebih enak dari yang dibayangkan. Begitupun dengan hidup. Kalau mengikuti tuntunan dari Yang menciptakan kehidupan, insyaAllah bakal enak. Enak dalam hal ini bukan kemudian bergelimang harta dan semuanya indah. Saya sendiri sebenarnya kurang mengerti enaknya itu seperti apa, hehehe. Sependek yang saya tahu, enaknya adalah ketika mendapatkan pertolongan Tuhan dari arah yang tidak disangka-sangka. Mungkin orang lain banyak mendapatkan pengalaman yang bermacam-macam, yang intinya merupakan balasan kebaikan atas mengikuti tuntunan Tuhan.

Ketika dihadapkan pada pilihan, kita tentunya tidak mau tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, daripada nanti keputusan itu akan kita sesali. Karena ketika sebuah keputusan sudah ditentukan, tidak boleh ada kata ‘menyesal’ dan ‘seandainya’ dikemudian hari. Secara teori, meminta petunjuk dari Yang Maha Pemberi petunjuk adalah salah satu cara yang bisa ditempuh untuk memantapkan diri dalam mengambil sebuah keputusan. Dan ketika petunjuk Tuhan mengatakan hal yang berbeda dengan keinginan kita, maka teori lain yang akan berkata yaitu ikhlas.

Berikut sebuah doa yang bisa dipanjatkan ketika memohon petunjukNya (copas): “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu curahan rahmat dari sisi-Mu, yang dengannya hatiku mendapat petunjuk, terkumpul segala yang bercerai-berai dan terhimpun segala yang terpisah-pisah, tertolak segala fitnah atas diriku dan bertambah baik urusan agamaku, terpelihara segala sesuatu yang jauh dariku dan terangkat apa yang dekat denganku, disucikan segala perbuatanku dan dicerahkan wajahku, diberi ilham menuju petunjuk dan terpelihara diriku dari segala sesuatu yang jelek.”

Penjelasan: Doa ini dibaca setiap pagi, lebih-lebih sebelum atau menjelang shalat shubuh sesudah shalat fajar. Insya Allah petunjuk Allah dan kebahagiaan hidup akan senantiasa menyertainya. Dalam hadis riwayat Imam Thabrani dari Ibnu Abbas dijelaskan, bahwa doa ini pula yang senantiasa dilakukan Nabi Saw. setelah selesai melaksankan shalat sunat fajar sebelum shalat shubuh.

~0o0~

Here am I now looking at 30 and I got so much to say.

I gotta get this off of my chest, I gotta let it go today.

I was always too concerned about what everybody would think.

But I can’t live for everybody, I gotta live my life for me.

I pitched a fork in the road of my life and ain’t nothing gonna happen unless I decide.

(And I choose) to be the best that I can be.

(I choose) to be authentic in everything I do.

My past don’t dictate who I am. I choose.

I done been through some painful things

 I thought that I would never make it through.

Filled up with shame from the top of my head to the soles of my shoes.

I put myself in so many chaotic circumstances, but by the grace of God

I’ve been given so many second chances.

But today I decided to let it all go. I’m dropping these bags, I’m making room for my joy

Because you never know where life is gonna take you and you can’t change where you’ve been.

But today, I have the opportunity to choose.

I used to have guilt about why things happen they way they did cuz life is gone do what it do.

And everyday, I have the opportunity to choose.

From this day forward I’m going to be exactly who I am.

I don’t need to change the way that I live just to get a man.

I even had a talk with my mama and I told her the day I’m grown, “from this day forward, every decision I make will be my own.” And hey! ”

“i choose” by india arie


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s