teman sejati = himpunan kosong


Sering mendengar di televisi “tidak ada kawan dan lawan sejati, yang ada hanya kepentingan sejati”. Itu yang dikatakan ketika acara televisi menyiarkan sebuah diskusi tentang politik di negara kita, indonesia.

Suatu hari, saya sempat curhat kepada seorang teman tentang kondisi di lingkungan kerja. Ternyata dia juga mengatakan hal yang sama “tidak ada kawan sejati di lingkungan kerja, yang ada hanya kepentingan”. Yes she’s right.
Bahkan seseorang yang dianggap sebagai orang yang paling bijak di kantor pun bisa mengambil sikap yang jauh berseberangan dengan yang ditunjukkan selama ini. That’s why, you’re on your own. Jangan pernah percaya 100% kepada rekan kerja Anda. Jangan menyukai dan merasa ketergantungan dengan rekan kerja Anda. Tetapi jangan pula sampai menunjukkan sikap tidak suka atau bahkan memusuhi kepada orang lain yang tidak Anda sukai, atau bahkan dia menunjukkan sikap tidak suka kepada Anda. Saya ingatkan sekali lagi, jangan menunjukkan perasaan tidak suka yang sama kepada orang-orang yang tidak menyukai Anda. Saya menyetujui sebuah kata mutiara “jangan menyukai seseorang secara berlebihan dan jangan membenci seseorang secara berlebihan. Beberapa tips dari saya (terutama berlaku buat saya juga) :
1. Bersikaplah sewajarnya, bersikaplah netral terhadap teman-teman kerja Anda, baik yang menunjukkan sikap ramah maupun sebaliknya (ingat, dalamnya hati manusia tidak ada yang tahu karena itu lebih baik menjaga kenetralan)
2. Kerjakan tugas Anda dengan sebaik-baiknya
3. Jaga komunikasi baik dengan atasan dan rekan kerja Anda (dengan tetap menjaga kenetralan)
4. Jangan terlalu sering berdiskusi terutama curhat dengan rekan kerja Anda
5. Bersikaplah optimis untuk diri Anda (penting untuk menjaga diri tidak terlihat BT walaupun memang Anda sedang memiliki banyak permasalahan)

Dari semua yang saya sebutkan diatas, saya jadi teringat pada sebuah hadits yang intinya ” sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya”. Hal yang paling ideal adalah dimanapun kita berada, alangkah baiknya jika memberikan kemanfaatan bagi sekitar kita. Semoga suatu saat bisa menjadi orang yang demikian, ketika tidak ada kehadirannya dirindukan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s