Perbedaan islam


Lucu rasanya ketika melihat orang-orang yang mengaku benar saling menyalahkan saudaranya seagama (yang mengucapkan syahadat yang sama, dan melakukan ibadah yang wajib sama, bahkan terkadang berada dalam satu masjid atau musholla).
Sedih melihat orang-orang yang seharusnya bersaudara dalam agama malah seperti orang yang berbeda agama hanya karena permasalahan cabang dan bukan masalah pokok yang utama.
Begitu mudahnya umat islam dipecah belah. Menjadikan golongan satu dengan golongan yang lain saling merendahkan dan yang lain merasa paling benar. Apakah memang seperti itu yang dicontohkan Rasulullah? Bahkan dengan pamannya pun beliau tetap mengasihi walaupun tidak mau mengucap syahadat.
Kita yang hidup dijaman sekarang ini mengalami kondisi yang jauh berbeda dengan jaman Rasulullah. Banyak hal yang belum ada pada jaman beliau sekarang ada dijaman kita. Bukannya menggampangkan, kita ambil jalan tengah saja dalam mengambil sebuah keputusan asal prinsip tetap kita pegang kuat-kuat. Kalau bisa juga jangan dipersulit dalam hal agama.
Tidak bisakah kita saling menghormati satu sama lain ? Bahkan ulama-ulama sebelum kita yang jauh lebih bagus keimananannya saja banyak yang berbeda pendapat tentang suatu hal yang furu’ (cabang), tetapi mereka tetap saling menghormati.
Jika kita sudah berhasil saling memusuhi, maka kita harus memberi selamat kepada musuh-musuh islam yang memang menginginkan hal tersebut.

wallahua’lam.

you may say i’m a dreamer
but i’m not the only one
i hope someday you’ll join us
(taken from lyric “imagine”)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s